Komite Etik: Syarief Hasan Bilang Wartawan yang Salah
JAKARTA -- Komite Etik telah memeriksa Menteri Koperasi dan Usaha Kecil
Menengah (UKM), Syarief Hasan terkait bocornya draf surat perintah
penyidikan (Sprindik) atas nama Anas Urbaningrum pada Jumat (8/3) lalu.
Anggota Komite Etik, Abdullah Hehamahua mengatakan Syarief Hasan menyalahkan wartawan mengenai pernyataannya.
"Beliau
(Syarief Hasan) bilang kalian (wartawan) yang salah, malah kalian yang
salah kutip," kata Abdullah Hehamahua yang ditemui di KPK, Jakarta,
Senin (11/3).
Sebelumnya berdasarkan berita di salah satu media
online pada 7 Februari 2013, Syarief Hasan mengaku sudah mengetahui
status Anas Urbaningrum yang saat itu sebagai Ketua Umum DPP Partai
Demokrat sebagai tersangka. Namun ia tidak menjelaskan lebih lanjut dan
meminta untuk menunggu keterangan resmi dari KPK.
Hal itulah yang
menyebabkan Komite Etik melakukan pemeriksaan terhadap Syarief Hasan
terkait bocornya dokumen KPK itu. Pasalnya draf sprindik Anas itu
tersebar di kalangan wartawan pada Jumat (8/2) atau Sabtu (9/2).
Abdullah
menambahkan Syarief Hasan mengatakan kepada Komite Etik bahwa wartawan
yang salah mengutip pernyataannya. Saat itu Syarief Hasan yang juga
anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini mengaku memang ditanya apakah
sudah mengetahui jika Anas sudah menjadi tersangka.
"Terus dia jawab 'Oh ya?', dia malah kaget. Dia bilang kita tunggu saja," jelasnya. (republika.co.id)
