LIVERPOOL - Seorang
pemerkosa langsung pingsan setelah polisi mengatakan bahwa dia mungkin telah tertular
HIV dari wanita yang diperkosanya.
BBC melaporkan bahwa Richard Thomas (27), pekan lalu dijatuhi hukuman
lima tahun empat bulan karena memperkosa seorang wanita saat korban
sedang tertidur. Richard mengaku bersalah atas kejahatan di Liverpool
Crown Court pada 20 Juli lalu.
Thomas sendiri akan mencari tahu dari hasil tes akhir pekan ini apakah dia tertular penyakit mematikan tersebut.
"Thomas membiarkan korban ke rumahnya tanpa diundang pada tengah
malam, dan Thomas terbangun untuk memperkosa dia dari belakang," tulis
laporan Telegraph.
"Dia ditangkap dan diwawancarai dan mengatakan ia telah minum berat,
kokain dan ekstasi dan tidak bisa mengingat kejadian itu," kata jaksa
Harry Pepper di pengadilan, menurut Telegraph.
Pengacara Thomasa mengatakan kepada pengadilan kliennya sudah mulai
menggunakan ganja pada usia 9 tahun dan pesta minuman keras pada 11
tahun, sebelum pindah ke kokain dan ekstasi di awal remaja, menurut
Mirror.(huffingtonpost)
tribunnews.com
00.55 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »
PAMEKASAN-- Sejumlah anak-anak nampak lihai memaikan setir "mobil" di Areal Monomen Arek Lancor Pamekasan (ahad/21/04). Selain mengendarai mobil, anak-anak yang lain tampak mengendarai sepeda motor, skuter dan sebagainya. Mobil-mobil itu menggunakan mesin tenaga baterai dan sebagian remote kontrol.
Pemandangan itu setiap hari pada sore hari hingga malam terpampang di areal maonemen arek lancor.
"Disini bisa refressing mas, bersama keluarga" kata seorang warga asal Pademawu Pamekasan, Hafidz.
Hafidz menuturkan, ia bersama anak semata wayangnya sering mengunjungi arek lancor untuk mengantarkan anaknya bermain
"Kalau ada waktu luang, pasti kita sempatkan kesini (arek lancor), disini kan anak bisa nyetir mobil, kadang sepeda" terang warga yang mengaku berprofesi wiraswasta ini.
Mobil-mobil, sepeda, dan skuter tenaga baterai setiap hari ditemukan di areal monomen arek lancor. mobil dan alat permainan lainnya itu disediakan oleh warga sekitar Kabupaten Pamekasan. Mobil dan mainan lainnya itu disewakan kepada pengunjung Arek lancor dengan tarif Rp. 5000 per 10 menitnya.
Azis Maulana
18.36 |
Posted in
Indecs Foto,
Peristiwa
|
Read More »
Lhokseumawe - Tim Reskrim Polres Lhokseumawe, Provinsi Aceh, berhasil mengungkap kasus pembunuhan
siswi kelas 2 SMK Lhokseumawe yang mayatnya ditemukan di sebuah sumur tua di Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara, pada Minggu (31/3/2013) lalu.
Pelaku
pembunuhan ABG itu bernama M Yusuf (19), seorang pelajar yang memiliki
hubungan spesial dengan korban. Yusuf merupakan warga Desa Panton Rayek 1
Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.
“Setelah sepekan
melakukan penyelidikan, kita amankan M Yusuf sebagai otak pelaku
pembunuhan korban," kata Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Supriadi,
Minggu (7/4/2013).
Supriadi menjelaskan, pada Kamis (21/3)
sekitar pukul 19.30 WIB, korban menemui Yusuf di depan sekolah Madrasah
Aliyah Negeri (MAN) Beureghang, Kuta Makmur.
Mereka lalu
berboncengan dengan sepeda motor milik korban pergi di salah satu gubuk
yang terletak di tengah kebun sawit untuk berasyik masyuk. Setelah itu,
muncullah niat tersangka untuk merampas motor, laptop dan HP korban.
“Tersangka
tiba-tiba mencekik leher korban hingga tidak bernyawa lagi dengan tali
yang ada di gubuk itu. Lalu tersangka mencampakkan mayat korban ke dalam
sumur lalu sumur itu ditutup dengan daun sawit,” jelasnya.
Tersangka lalu meminta bantuan kepada saksi AB untuk mengantar motor dan laptop milik korban ke Lhokseumawe.
“Saat ini kita masih terus mengembangkan kasus ini hingga tuntas,” sebutnya.(detik.com)
02.06 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »
PASAR REBO -- Meningkatnya pemerkosaan oleh anak-anak dinilai akibat dari pengaruh film, buku, situs yang berbau pornografi.
Terpaan pornografi kepada anak harus semakin diwaspadai. Tontonan pornografi pada anak-anak dapat mengakibatkan efek domino. Di antaranya mereka akan menyalurkan keinginan seksual dengan melakukan pemerkosaan.
Kriminolog Universitas Indonesia Adrianus Meliala mengatakan, sesuai dengan teori kriminologi pria adalah orang yang anseno atau tidak bisa berkata tidak pada syahwat seksualnya. Jika anak lelaki yang sudah terstimuli secara seksual, maka dia akan mencari pelampiasan.
Menurutnya, kecenderungan orang bergaul ialah dengan orang yang cocok maupun setara dengannya. Contohnya dari segi umur sama, hobi sama, dan pekerjaan yang sama.
Begitu pula dengan geng anak-anak yang melakukan pemerkosaan. Karena memiliki intensitas terhadap tayangan porno tinggi, mereka pun mulai memiliki pemikiran untuk memerkosa lawan jenisnya.
Pemerkosaan berkelompok ini, ujar dia, karena mereka tidak memiliki keberanian untuk melakukan secara sendiri. Selain itu, mereka pun biasanya dipengaruhi oleh alkohol dan narkoba.
Karena masalah syahwat seksual tersebut, kata Adrianus, seringkali pelaku kejahatan seksual merupakan orang terdekat. Itu akibat dari stimuli atau rangsangan yang tidak bisa dikendalikan.
Dia menyarankan, para pengguna internet khususnya perempuan untuk berhati-hati terhadap perkenalan di dunia maya. Apalagi bila kenalan chatting mulai mengajak untuk bertemu alias kopi darat.
Perkenalan semacam itu, sambung dia, bisa berakibat fatal. Apalagi dalam berkenalan kawan kenalan di dunia maya sudah mengiming-imingi sesuatu. Kenalan di dunia maya tetapi bisa berakibat fatal di dunia nyata. (
Republika.co.id)
00.41 |
Posted in
Jendela,
Peristiwa
|
Read More »
MAMUJU-- Sepasang pelajar dari salah satu
SMP ternama di Kota Mamuju, Sulawesi Barat dipaksa melakukan adegan seks
bak bintang film porno. Selanjutnya, aksi itu direkam dengan
menggunakan telepon selular.
Di bawah ancaman, sepasang pelajar
yang masih di bawah umur ini terpaksa memenuhi permintaan pelaku.
Setelah peristiwa itu, kini video vulgar itu telah beredar luas di
masyarakat Kota Mamuju. Tak ayal, hingga hari ini, Jumat (5/4/2013),
kasus ini menjadi pembicaraan luas, termasuk para siswa di tempat kedua
korban bersekolah.
Kepolisian Mamuju mengaku masih melakukan
pengusutan. Mereka menduga, aksi ini didalangi oleh seorang anggota
Satpol PP, Pemerintah Kota Mamuju. Kasus ini berawal saat kedua korban
terjaring razia Satpol PP, karena berkeliaran pada jam sekolah.
Mereka
tertangkap berduaan di salah satu sudut bangunan di Kota Mamuju.
Merasa tepergok petugas, kedua pelajar ini menjadi sangat ketakutan. Nah, saat keduanya diperintahkan memeragakan adegan tak senonoh, mereka pun menurutinya.
Suara
pelaku dalam rekaman video berdurasi 1,7 menit ini terdengar
berkali-kali mengarahkan kedua siswa ini melakukan adegan seks. "Coba
ulangi lagi seperti tadi, nikmati saja," ujar pelaku dalam rekaman video
tersebut.
Kepala Polres Mamuju Darwis Rincing seperti dilansir
sejumlah media lokal mengatakan, identitas pelaku telah diketahui
petugas, namun belum berhasil ditangkap.
Sementara, Kepala Divisi
Investigasi LBH Sulbar, Sukri Wandi mengaku akan mengawal kasus ini
hingga pelakunya diseret ke pengadilan. "Ini bisa membuat guncangan
psikologis bagi kedua siswa yang tak bersalah ini," ujar Wandi.
Menurut
Wandi, jajaran pemerintah Kota Mamuju harus terlibat mengusut kasus
ini. Jika terbukati pegawainya terlibat melakukan perbuatan tersebut,
maka yang bersangkutan harus diberi sanksi berat.(kompas)
21.45 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »
IndecsOnline-- Kakek
dan keponakan kompak melakukan asusila. Sang kakek bernama Andan (64),
sementara ponakannya Deri (16). Keduanya menyetubuhi siswi kelas VIII
salah satu SMP di Limbangan, Garut. Kini Andan ditahan di Mapolsek
Limbangan. Sementara Deri dibina di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Anak
Garut.
Sebut saja Wini (15), korbannya. Akibat kasus ini ia
enggan sekolah. Padahal sebelum terbongkar, Wini seperti tidak ada
masalah. Ia tak tahan dengan gunjingan beberapa temannya yang kebanyakan
menyudutkan.
"Saya kan hanya korban. Saya terbuai rayuan gombal si kakek dan keponakannya," kata Wini.
Ceritanya
berawal kala Deri pacaran dengan Wini. Setiap ada kesempatan selalu
melakukan persetubuhan di rumah Andan yang terletak tak jauh dari
sekolah di Ciwangi Limbangan, Garut. Diam-diam sang kakek kerap
mengintip jika pasangan muda yang dimabuk asmara itu berada di kamar.
Suatu
hari Wini datang sendirian ke rumah. Kesempatan ini dimanfaatkan Andan
untuk mendekati. Gayung bersambut. Wini ternyata datang ke rumah untuk
curhat. Katanya cintanya diputus sepihak oleh Deri. Mulai Andan pasang
perangkap. Dia berpura-pura perhatian. Wini pun menangis dalam pelukan
Andan.
Dengan rayuan maut, Andan merayu. Wini terbuai. Hingga ia
jatuh dalam pelukannya. Tak hanya disitu, Wini pun dipangku ke kamar.
Disana ia disetubuhi. Tak hanya sekali persetubuhan itu dilakukan. Tapi
tiap ada kesempatan keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri.
Kasusnya
terbongkar ketika salah seorang anggota komite sekolah tempat Wini
menuntut ilmu, melihat tingkah mencurigakan Andan. Kala itu dia langsung
masuk rumah. Si komite cepat mendekat rumah. Di jendela samping dia
melihat Wini dan Andan berpelukan. Mulailah kabar dari mulut menyebar.
Akhirnya orang tua Wini lapor Polsek Limbangan.
Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, kemarin siang, Andan diamankan polisi. Dari mulut Andan keluar nama Deri.
Menurut
Kapolsek Limbangan, Kompol Imron Rosyadi, korban disetubuhi dengan cara
dirayu. Dari empat kali persetubuhan semuanya dilakukan di rumah. Deri
tak dilakukan penahanan oleh polisi karena beralasan statusnya masih
pelajar SMA.
"Tapi dia sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun
pengawasannya ada di Bapas anak. Dalam kasus ini keduanya dijerat
Undang – Undang Perlindungan Anak. Ancamannya 15 tahun kurungan
penjara," kata Kapolsek.[rmol.co]
18.07 |
Posted in
Pendidikan,
Peristiwa
|
Read More »

IndecsOnlne--Berulang kali kejahatan terjadi setelah korban dan pelaku berkenalan di facebook. Awalnya memang manis, komunikasi berjalan lancar sampai akhirnya kedua pihak sepakat untuk bertemu. Selanjutnya, tentu tidak diharapkan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes
Rikwanto mengatakan, modus seperti itu memang bukan hal baru, terlebih saat ini teknologi sudah semakin berkembang. Untuk itu,
Rikwantomenyarankan agar para wanita tak mudah diajak bertemu dengan pria yang baru dikenalnya.
"Jangan mudah percaya atau tertarik, apalagi sampai menghilangkan kesadaran penuh. Artinya diajak kemana lalu nurut saja, takut terpengaruh dengan bahasa-bahasa yang diisyaratkan untuk menjerumuskan," katanya.
Menurut
Rikwanto, pembelajaran juga perlu diberikan kepada para wanita utamanya yang masih masuk kategori anak baru gede (ABG). Bujuk rayu dengan kata-kata manis, kata
Rikwanto, jangan ditanggapi secara berlebihan.
"Si anak harus paham dunia-dunia maya yang serba membius, terlalu menarik untuk ditinggalkan, akhirnya hanyut," tuturnya.
Kasus-kasus seperti itu menurut
Rikwanto, memang memiliki tingkat kesulitan untuk diungkap. Tetapi, dia menjamin setiap kejahatan dengan penyelidikan yang komprehensif akan terbongkar. "Tidak ada kejahatan yang sempurna, pasti meninggalkan jejak. Jejak elektroniknya pasti tertinggal. Kalau yang ada bukti, kejadian peristiwa kemungkinan keungkap," tandasnya. (merdeka.com)
08.51 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »
IndecsOnline--Kaum hawa di negeri jiran Malaysia kini diminta berhati-hati jika mendapat tawaran menjadi model oleh seseorang yang mengaku sebagai fotografer. Baru-baru ini, 100 model cantik Malaysia kena tipu oleh orang yang mengaku sebagai fotografer yang telah banyak menerbitkan artis top.Seperti dikutip dari laman utusan Malaysia, Jumat (15/3), kasus ini mencuat saat seorang model cantik bernama Leng Yein mengungkap kasus yang menimpanya. Dia dijanjikan akan dijadikan model oleh fotografer tersebut, namun dengan syarat diajak tidur terlebih dahulu.Model berusia 28 tahun akhirnya menuruti kemauan fotografer yang bernama DkDk Choong tersebut, namun janji tinggallah janji. Usai puas meniduri, batang hidung fotografer itu pun tak pernah kembali.Leng Yein lalu berinisiatif menuliskan kisahnya beserta nomor telepon sang fotografer durjana itu di akun facebooknya. Dalam waktu seminggu, Leng pun sudah dihubungi 70 lebih model yang mengaku bernasib sama, dan hingga kini tercatat 100 model cantik mengaku juga ditipu fotografer itu.Dalam situs utusan Malaysia tersebut juga dituliskan bahwa pelaku selalu menggunakan nama-nama berbeda untuk mengelabui calon korbannya. Pelaku terkadang kepada korbannya mengaku bernama DkDk Choong, Alvon Choong atau Derek Choong.Hingga kini pelaku pun belum bisa diringkus polisi Malaysia. Untuk menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak, wanita cantik di Malaysia diminta untuk tidak mudah percaya kepada bujuk rayu untuk diorbitkan jadi model dengan syarat yang tak masuk akal tersebut. (merdeka.com)
08.48 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »
JAKARTA--Seorang siswa SMK berinisial AP (17) diringkus oleh Polresta
Tangerang karena menganiaya mantan kekasihnya, YSP (16), hingga korban
nyaris tewas, Senin (11/3/2013) malam. AP ditangkap di rumahnya di
sebuah desa di Rajeg, Tangerang, Selasa (12/3/2013), setelah YSP
melaporkan perbuatan AP tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal
Polresta Tangerang Komisaris Shinto Silitonga mengatakan, AP melakukan
tindakannya tersebut karena ia tidak mau bertanggung jawab atas
kehamilan YSP. "Mereka memang pernah dekat dari bulan Agustus sampai
November dan sempat beberapa kali berhubungan badan," kata Shinto kepada
Kompas.com, Rabu (13/3/2013).
Hubungan terlarang
tersebut menyebabkan YSP mengandung. Meskipun hubungan keduanya
berakhir, hal itu tak membuat YSP mengurungkan niatnya meminta
pertanggungjawaban AP.
Alih-alih bertanggung jawab, AP malah
mendesak YSP untuk menggugurkan kandungannya dan memaksa gadis itu
meminum cairan. Namun, usaha itu tidak membawa hasil. Pada Senin pukul
23.30 WIB lalu, AP mendatangi YSP di rumahnya dengan alasan akan
mengajak YSP menggugurkan kandungannya di Cadas, Sepatan. Namun, di
tengah jalan di sekitar Jalan Baru Puri Jaya, Pasar Kemis, AP
menghentikan kendaraannya dengan dalih ingin buang air kecil.
Tak
dinyana, saat YSP masih berada di atas sepeda motor, AP menikam punggung
gadis itu dari belakang hingga korban terjatuh di aspal. Belum cukup,
AP kembali menghujamkan pisaunya hingga mengenai siku, pergelangan
tangan, dada, dan kepala YSP.
"AP juga menginjak-injak dan
menabrakkan motornya ke korban, lalu ditinggal pergi dengan kondisi
pingsan," kata Shinto. Dengan dibantu oleh warga setempat, YSP dibawa ke
klinik untuk memperoleh pertolongan.
Shinto menjelaskan bahwa
dari hasil pemeriksaan, AP terbukti sudah merencanakan penganiayaan
tersebut. Oleh karena itu, ia terancam jerat pasal berlapis, yaitu
persetubuhan dan penganiayaan terhadap anak, termasuk juga percobaan
pembunuhan berencana. "Perbuatannya ini sungguh tidak
berperikemanusiaan, apalagi kalau mengingat usianya yang masih remaja,"
kata Shinto.
AP kini mendekam di tahanan Mapolresta Tangerang, sementara YSP masih berada dalam perawatan.(kompas.com)
19.16 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »
MOJOKERTO-- Sebuah cafe di Desa
Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto dibakar warga, Selasa
(12/03/2013) malam. Ratusan warga yang marah membakar Cafe Dee karena
diduga digunakan untuk tempat maksiat.
Ratusan warga didominasi
remaja ini mendatang cafe yang berada di pinggir Jalan Raya Kalen.
Mereka langsung membakar cafe yang terbuat dari sebagian bangunan tembok
pada sisi depan dan bambu pada sisi samping serta belakang.
Tak
butuh waktu lama, bangunan dengan lebar 2x6 meter ini langsung terbakar.
Sementara, di sisi utara Cafe Dee, satu cafe lagi bercat biru turut
jadi amukan massa. Meski tak sampai dibakar, cafe yang juga diduga
digunakan ajang maksiat tersebut ditutup massa.
Salah satu warga,
Kusnayain mengatakan, dari awal pembangunan masyarakat sudah tidak
setuju. "Dibangun tiga bulan lalu, dari awal warga sudah tidak setuju.
Keberadaan cafe ini meresahkan karena ada maksiat di dalamnya,"
ungkapnya.
Masih kata Kus, warga menolak ada kemaksiatan berkedok
cafe ada di desanya. Karena beberapa kali diperingatkan namun pemilik
tetap membandel, akhirnya warga sepakat untuk menutup dan membakar cafe
tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Kalen, Dadang Asmoro
mengatakan, sudah sering dibuatkan surat peringataan dari desa namun
tetap bandel. "Kita tidak bisa mencegah warga yang emosi emosi, kita
tidak bisa berbuat apa-apa karena memang sering terjadi tawuran disini,"
jelasnya.
Selain sering terjadi tawuran, masih kata Kepala Desa,
cafe tersebut juga banyak terdapat perempuan berpakaian tidak sopan
yang keluar dari cafe. Meski ratusan warga membakar cafe yang berada di
pinggir jalan namun belum ada pihak kepolisian di lokasi. [beritajatim.com]
06.27 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »
JAKARTA--Siswa SMK korban pemerkosaan di kawasaan Jakarta Timur masih menjalanin
perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Sukamto. Kejadian
pemerkosaan itu telah berimbas buruk pada kondisi psikologis korban.
"Saat ini korban masih trauma," ujar Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Polri, Dr. Theresia, Rabu (12/3/2013).
Theresia
mengaku saat ini pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan kedua orang
tua korban. "Korban sudah bisa diajak komunikasi, sejauh ini keduanya
koperatif," tuturnya.
Ia menambahkan, saat ini korban ditangani
tim dokter khusus rumah sakit polri yang terdiri dari lima dokter
spesialis. Mulai dari dokter medis sampai ahli kejiwaan.
"Korban
ditangani lima dokter spesialis Obsetri dan Giniekologi dokter Adi, lalu
saya bagian spesialis anak, lalu dokter forensik dokter Arief Wahyono,
dan dokter psikologis," paparnya.
Ibu orang tua korban tidak mau
berkomentar banyak soal kasus yang menimpa anaknya. Dia meminta
ketenangan supaya anaknya bisa kembali pulih
"Saya minta waktu supaya bisa tenang diri, anak saya masih shock belum bisa diajak bicara," tutup ibu korban.
Peristiwa
dugaan pemerkosaan yang melibatkan kenalan di facebook ini masih belum
jelas kronologisnya. Korban diperkosa oleh 13 orang yang salah satu
pelakunya kemungkinan kenalan barunya di media sosial facebook. (detik.com)
06.13 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »
JAKARTA--Nasib malang menimpa seorang siswi SMK yang
sekolah di daerah Jakarta Timur. Dia diperkosa oleh belasan pemuda yang
salah satunya dikenal lewat media sosial Facebook.
"Laporannya masuk ke polres kemarin malam," ujar Kepala polisi resort Jakarta Timur, Komisaris Besar Mulyadi kepada detikcom, Rabu (13/3/2013).
Belum
jelas kronologi peristiwa korban yang masih di bawah umur itu. Polisi
masih menyelidiki kemungkinan adanya tindak pidana perkosaan.
"Korban masih sekolah, kasihan. Ada dugaan seperti itu, kami masih lakukan penyelidikan," tuturnya.
Saat
ini korban sedang menjalani perawatan di RS Polri. Dokter forensik RA
Polri Dr Arief Wahyono mengatakan korban dibawa ke rumah sakit pada
Selasa (12/3) dini hari dan memiliki ciri-ciri telah mengalami kekerasan
seksual.
"Kondisi korban ada pendarahan, sementara ini kita
melihat mungkin karena haid, dan pemeriksaan sementara ditemukan ada
tanda kekerasan di bagian kelamin korban," terangnya.
Korban masih belum bisa dimintai banyak keterangan. Arief mengatakan, kondisi mental/ psikologis korban masih belum pulih.
"Kondisi
mental psikologis korban agak menurun. Kita bisa mengerti melihat
korban masih muda dan baru mendapat musibah yang mengerikan seperti
itu," ujarnya. (detik.com)fotoL ilustrasi/google
06.11 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »

SUMENEP - Siti (37) warga Desa Kali Anyar, Kecamatan Arjasa,
Pulau Kangean, Sumenep, ditangkap beramai-ramai oleh sejumlah pedagang
Pasar Kecamatan Talango, Pulau Poteran, Sumenep, Senin (11/3/2013),
ketika sedang mengedarkan uang palsu (upal).
Tertangkapnya pelaku itu diketahui setelah beberapa kali membelanjakan uang palsu ke sejumlah pedagang Pasar Kecamatan Talango.
Aksi kejahatannya terungkap setelah pelaku membelanjakan uang ke Maiya (50), pedagang telur dan rempah-rempah.
Modusnya,
pelaku membelanjakan uang palsunya ke Maryati (60) pedagang daging sapi
dan kepada Iis (16) pedagang buah serta ke pedagang lainnya.
Pelaku menggunakan uang palsu pecahan 100 ribuan, dengan besaran belanja antara Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribuan.
"Ketika
membeli telur, dia masih menggunakan uang dengan pecahan Rp 100 ribuan,
padahal saya tahu dia baru saja membeli daging ayam seperempat kilo
sebesar Rp 20 ribu-an," ujar Maiya, Senin (11/3/2013).
Pada saat
membeli telur, kebetulan di sebelahnya ada salah seorang petugas
koperasi simpan pinjam yang sedang menagih uang cicilan ke Maiya.
Maiya yang curiga dengan uang yang masih kinyis-kinyis, lalu diperlihatkan ke petugas koperasi.
Alhasil, petugas koperasi menduga kuat kalau uang tersebut palsu.
"Kebetulan
petugas koperasi membawa lampu ultra violet kecil untuk pendeteksi uang
palsu. Dan diketahui kalau uang itu jelas palsu sehingga kemudian kami
laporkan ke petugas pasar," katanya.
Ketika itu lalu bermunculan
beberapa orang pedagang lainnya yang baru saja menjadi korban Siti. Dan
benar uang pecahan Rp 100 ribu yang diterima dari tangan pelaku semua
uang palsu.
Sehingga kemudian petugas kepolisian dari Sektor Kecamatan Talango datang mengamankan pelaku.
Kapolsek Talango, AKP Syamsuri mengatakan, sementara ini tersangka diamankan di Mapolsek Talango.
Namun
polisi mengaku masih akan memeriksa barang bukti uang pecahan Rp 100
–an itu dengan menggunakan alat pemeriksaan uang di salah satu perbankan
di daerah setempat.
"Kami sementara mengamankan karena uangnya
kita akan periksa di perbankan. Sebab belum tentu juga uang tersebut
uang palsu. Jdi kita lihat hasil pemeriksaan kami selanjutnya," ujar
kapolsek singkat.
Informasi yang terdengar, uang palsu didapat dari seseorang yang namanya sudah dikantongi polisi.
Siti mulai menjajakan uang palsunya sejak baru datang dari menjadi TKW di Malaysia.
Polisi juga dikabarkan masih akan mengejar jaringanya yang saat ini diduga masih berkeliaran di Sumenep.(tribunnews.com)
00.43 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »

KOLAKA
-- Nasib SL (14) warga Lalombaa,
Kolaka Sulawesi Tenggara sangat tragis. Dalam sehari, SL digauli oleh
tiga orang di rumah kebun durian di Kelurahan Balandete, Kecamatan
Kolaka. Anehnya, pelaku yang pertama menggauli adalah pacarnya sendiri
yang berinisial HL.
Setelah menggauli SL, HL yang berdomisili di
Balandete, Kecamatan Kolaka, menghubungi temannya untuk menikmati tubuh
pacarnya sendiri. Peristiwa tragis itu terjadi Sabtu, 2 Maret,
sekitar pukul 14.00.
Awalnya SL dan temanya akan menuju ke Pasar
Mekongga, namun sebelumnya singgah di Kantor Kwarcab, Kelurahan
Balandete, Kecamatan Kolaka. Saat di tempat itu, SL menerima pesan
singkat dari pacarnya HS untuk datang ke kebun durian di Kelurahan
Balandete.
SL pun lalu mengurungkan niatnya ke pasar dan
langsung menuju ke kebun durian. Setelah berbincang di tempat itu, SL
mengaku dipaksa masuk ke sebuah gubuk yang ada di areal kebun. SL
memberontak, namun apa daya, ia tak mampu melawan.
Setelah puas
melampiaskan nafsunya, HS mengirim pesan singkat kepada kerabatnya
dengan inisial T dan P untuk datang. T dan P, pun langsung mengarahkan
ke gubuk tersebut dan bergantian meniduri SL.
Wakil Kepala
Polres Kolaka Kompol Dodi Ruyatman membenarkan telah terjadi tindak
pidana pencabulaan anak di bawah umur dengan korban SL 14 tahun, yang di
duga telah dilakukan HL,T dan P. Saat ini kasus telah ditangani oleh
Reserse Kriminal Polres Kolaka. "Untuk pelaku saat ini masih
pengejaran," kata Dodi, Kamis (7/3/2013).
Di tempat terpisah,
Kanit PPA Polres Kolaka Brigadir Polisi Nita Suherman mengaku telah
meminta keterangan dari para korban dan satu tersangka. "Memang kita
sudah periksa dan memintai keterangan yang menjadi korban ini. Semua
masih proses dan buser juga masih mencari pelaku lain," ucap Nita.(kompas.com)
23.56 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »

JAKARTA-- Wakil Kepala SMA Negeri 22 Jakarta Timur di bidang kesiswaan, Taufan diduga mencabuli siswinya berinisial MA (17) dengan mengancam tidak akan memberikan nilai serta ijazah jika tidak menuruti keinginannya.
Hal ini diakui korban yang menuturkan telah berulangkali melakukan pencabulan terhadap dirinya dengan ancaman-ancaman tersebut. "Dia mengancam untuk tidak mengeluarkan nilai dan ijazah saya. Jujur, saya takut," katanya, Jumat (1/3/2013).
Menurutnya peristiwa itu terjadi sejak Juni 2012 silam saat pihak sekolah selesai mengadakan studi tur di Bali. Parahnya lagi, pelaku yang juga selaku guru biologi itu kerap memaksa korban untuk melakukan oral seks sebanyak empat kali di waktu yang berbeda.
"Pernah dipaksa ikut ke mobilnya Toyota Avanza dan dipaksa melakukan oral seks. Pernah juga dipaksa ikut ke rumahnya, saya disuruh masuk ke bagasi supaya tetangganya enggak lihat," tukas MA.
Setiap diajak oleh pelaku, MA mengaku selalu dipaksa melakukan oral seks untuk memuaskan hasrat birahinya. Setelah itu, dirinya diantar pulang hanya setengah jalan dan diberi uang sebesar Rp50 ribu untuk ongkos taksi sampai ke rumah korban.
Sekian lama waktu berjalan, akhirnya korban memberanikan diri menceritakan semuanya ke pihak sekolah, namun pihak sekolah meminta untuk menutup kasus terlebih dulu sampai ujian selesai. "Kepala Sekolah dan Wali Kelas memojokkan saya. Mereka minta tutup kasus dulu sampai selesai ujian, kalau begini saya jadi takut terus di sekolah," tambahnya (inilah.com)
20.22 |
Posted in
Pendidikan,
Peristiwa
|
Read More »
DELISERDANG - Tiga pelaku pemerkosaan terhadap seorang gadis remaja di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, ditangkap petugas Satreskrim Polres Deliserdang di lokasi berbeda. Para pelaku merupakan petugas keamanan sebuah perkebunan sawit.
Informasi yang dihimpun, pemerkosaan terjadi pada Sabtu, 23 Februari 2013 sore. Korban bersama kekasihnya, ES (19), melintas di area perkebunan. Mereka berhenti di pinggir kebun untuk istirahat.
Beberapa saat kemudian, tiga petugas keamanan perkebunan, yakni DT (30), TP, (33) dan CT (21), warga Dusun II, Senembah, Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, melintas dalam rangka patroli. Ketiganya menemui korban dan ES yang sedang duduk di atas sepada motor.
Tanpa alasan jelas, petugas menggiring pasangan kekasih itu ke sebuah gubuk atau Pondok Pantai Wandi yang berjarak sekira 20 meter dari tempat istirahat.
Karena diancam senjata tajam, korban dan kekasihnya menurut saja. Di gubuk tersebut, tiga petugas itu memerkosa korban secara bergiliran. Pemerkosaan dilakukan di hadapan ES. Puas melampiaskan nafsu, para pelaku kemudian dilepaskan pada Minggu, 24 Februari 2013 pagi.
Dalam kondisi lemah, mereka langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Deliserdang. Petugas pun langsung memburu pelaku dan menangkap mereka di lokasi dan waktu berbeda.
Kepada petugas, CT mengaku niat buruknya itu muncul karena melihat kemolekan tubuh korban.
Kanit Idik I Polres Deliserdang, Iptu Simarmata, Rabu (27/2/2013), mengatakan, ketiga tersangka dijerat dengan Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun.
Sementara itu, korban menjalani perawatan di RSUD Deliserdang karena mengalami luka dan syok.(okezone.com)foto: google/ilustrasi
20.15 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »
MALANG- Murtiningsih (30) ibu asal Kecamatan
Singosari Kabupaten Malang yang tega membunuh anak kandungnya dengan
cara meminumkan racun serangga dan kemudian bunuh diri, Selasa
(26/2/2013) ternyata meninggalkan surat wasiat.
Kapolsek Singosari
AKP Arif Eko menjelaskan, surat wasiat ditemukan di kamar tidur
Murtiningsih di dalam kantor lembaga pendidikan R Langga di Jalan
Soponyono RT 2 RW 2 Kelurahan Losari, Singosari.
Surat wasiat yang dipastikan ditulis oleh Murtiningsih berisi permintaan maaf kepada keluarganya.
"Surat itu juga berisi permohonan agar ia dan anaknya dimakamkan dalam satu liang kubur," jelas Arif Eko.
Mengenai motif bunuh diri dan mengapa Murtiningsih tega meracun anaknya, Arif belum bisa memberikan penjelasan detail.
"Untuk motif masih kami selidiki," ucapnya.
Seperti
diberitakan sebelumnya, Murtiningsih membunuh anaknya Mochammad Awang
Pratama (5) dengan meminumkan racun serangga. Setelah anaknya tewas,
Murtiningsih kemudian gantung diri menggunakan selendang di bagian
belakang kantor lembaga pendidikan R Langga.
Jenazah Murtiningsih dan anaknya ditemukan suaminya, Jumali (40) pada Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB.(tribunnews.com)
01.46 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »

KUPANG- LI (16), siswi SMA, warga Kampung Solor, Kecamatan Kota Lama, menjadi korban pencabulan yang dilakukan Alfaruk Umar Yusuf (22), yang juga warga Kampung Solor. Aksi bejat ini, terjadi Sabtu (23/2/2013), sekitar pukul 16.00 Wita.
Dalam laporan yang diterima pihak kepolisian Polres Kupang Kota, peristiwa yang dialami LI, terjadi saat Alfaruk mengajaknya bercerita di salah satu rumah di belakang Gedung Keuangan Negara. Alfaruk beralasan, ingin menasehati LI.
LI hanya menurut saja, karena tidak menyadari bahwa akan mengalami perstiwa ini. Ia sudah menganggap Alfaruk seperti kakak sendiri.
Saat bersama Alfaruk tiba di rumah, LI mendapati di rumah tersebut, teman-teman pelaku sedang menenggak minuman keras (miras).
"Melihat teman-teman pelaku sedang asyik miras, korban pun tidak mau masuk ke dalam rumah tersebut," urai Humas Polres Kupang Kota, Januarius Mau, Senin(25/2/2013).
Tapi karena Alfaruk sudah tidak sabar ingin melakukan aksi bejatnya, dia menarik paksa LI ke dalam rumah. Pelaku memaksa korban untuk mengoral kemaluannya, namun korban menolak untuk melakukan hal itu.
Pelaku yang tidak puas, langsung meremas 'bukit kembar' alias payudara korban dan mencium bibirnya. Setelah itu, pelaku mengatakan kepada korban, kalau bersedia untuk melayani nafsu bejatnya, akan dibayar Rp 400 ribu.
Takut dengan perlakuan Alfaruk, korban langsung meminta bantuan dengan cara menelepon keluarganya. Sanak keluarga LI pun langsung melapor ke aparat kepolisian. Bergerak cepat, aparat kepolisian berhasil meringkus pelaku di tempat kejadian perkara (TKP).
Pelaku pun kini telah diamankan di Polres Kupang Kota. Ia diambil keterangannya dan diproses sesuai hukum. (tribunnews.com)
15.46 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »

MUMBAI--Tiga perempuan kaka beradik
berusia antara enam tahun sampai 11 tahun diperkosa dan dibunuh. Mayat
ketiganya kemudian dibuang ke sebuah sumur di sebuah desa di kawasan
pedesaan sebelah barat India.
Tubuh ketiga kaka beradik ini
ditemukan pekan lalu, dua hari setelah mereka dilaporkan hilang pada 14
Februari lalu dari rumahnya di distrik Bhandara, negara bagian
Maharashta.
Kantor berita AFP mengutip pejabat kepolisian Aarti
Singh, hari Rabu (20/2) mengemukakan, "Tubuh ketiga bocah perempuan ini
ditemukan dalam sumur lengkap dengan tas sekolah mereka dan sepatu yang
dikenakan mereka," ujar Singh yang ditelepon dari Ngapur.
Tiga
bocah perempuan kakak beradik ini berusia antara enam tahun sampai 11
tahun. "Penyelidkan pasca kematian memastikan bahwa tiga bocah perempuan
ini diperkosa dan dibunuh," ujar Singh.
Sejauh ini belum ada
tersangka yang ditahan. Empat orang sudah dipanggil untuk diminta
keterangan dan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap siapa
berada di balik kasus yang kejam ini.
Sanak keluarga dari tiga
bocah perempuan ini mengatakan, mereka bertiga keluar dari rumahnya
untuk mencari ibu mereka yang lagi pergi. Sejak itu mereka tak pernah
terdengar lagi sampai dimayat mereka ditemukan dalam sumur. Kejadian
kejam ini mendorong aksi protes dari warga desa.
Menurut Singh,
aksi protes ini terutama diperkuat dengan adanya aksi protes yang muncul
di New Delhi, ibukota India menyusl aksi perkosaan secara brutal yang
dilakukan kelompok pemerkosaan atas seorang mahasiswi berusia 23 tahun
di dalam sebuah bus di New Delhi, bulan Desember lalu.
Aksi
perkosaan dalam bus yang berakhir dengan dibuangnya tubuh perempuan
mahasiswi ini dari dalam bus dan kemudian meninggal dunia dalam
perawatan, telah memicu aksi di seluruh India menyangkut bagaimana
meningkatkan keselamatan dan keamanan atas perempuan di seluruh India.(kompas.com)
07.50 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »
LONDON-- Seorang ibu di Cornwall, Inggris barat daya, diganjar hukuman penjara 20 pekan karena ketiga anaknya absen dari sekolah secara teratur.
Hakim menjatuhkan hukuman delapan minggu namun kini dia juga harus menjalani hukuman percobaan 12 pekan yang sudah dijatuhkan atasnya.
Ketiga anaknya -yang berusia 15, 14, dan enam tahun- berulang kali absen walapun ibunya sudah empat kali mendapat sanksi.
Tiga sanksi sebelumnya berupa pekerjaan di masyarakat dan pemberlakuan jam malam sementara satu lagi dalam bentuk hukuman percobaan yang dijatuhkan Juli lalu.
Jaksa penuntut, Kevin Hill, mengatakan walau sudah mendapat sanksi, perempuan itu tetap tidak bisa menjamin agar ketiga anaknya datang ke sekolah dan tingkat kehadiran mereka tidak menjadi lebih baik.
Upaya Terakhir
Perempuan yang berasal dari desa Penryn itu tidak bisa disebut namanya karena alasan hukum, demikian juga ketiga anaknya.
Pengadilan mendengar keterangan bahwa dia juga tidak menghadiri pertemuan dengan dinas pendidikan setempat dan pihak sekolah.
"Penuntutan merupakan upaya terakhir ketika semua hal sudah tidak berhasil," tutur John Heath, Kepala Dinas Pendidikan Cornwall.
"Jika orang tua akhirnya dibawa ke pengadilan karena ketidakhadiran anaknya di sekolah, mereka menghadapi risiko mendapat denda atau hukuman penjara," tambahnya.
Di Inggris, berdasarkan undang-undang, orangtua memiliki kewajiban untuk memastikan anaknya datang sekolah pada usia wajib belajar. (Kompas.com)
redaksi
05.52 |
Posted in
Peristiwa
|
Read More »