Ini yang Perlu Diketahui Pria Saat Vagina Mengering
JAKARTA--Ketika memasuki masa menopause atau
premenopause wanita akan mengalami banyak perubahan. Memang tak akan ada
lagi premenstrual syndrome (PMS), namun vagina yang mengering akan jadi
keluhan karena membuat aktivitas seks terasa sakit.
Selain itu ada perubahan emosi pada perempuan yang mengalami menopause.
Dikutip dari Huffington Post, Rabu (24/4/2013) beberapa pria yang telah
menghadapi kasus ini berkomentar bahwa menghadapi perempuan yang
memasuki masa menopause lebih 'menyeramkan' ketimbang menghadapi PMS.
Ini karena menopause adalah hal yang sulit dipahami oleh sebagian besar
pria.
Menurut Ellen Dolgen, seorang penulis Shmirshky: The
Pursuit of Hormone Happiness' ada 3 hal yang harus diketahui para pria
mengenai menopause pasangannya:
1. Ini Sulit Untukku
Banyak
perempuan yang kuat menghadapi kerasnya hidup. Segala sesuatu dihadapi
sendiri dengan berbekal 'kekuatan super' khas perempuan. Tetapi
menopause kerap kali bukan hal mudah, meskipun setiap perempuan akan
mengalaminya.
Saat memasuki menopause, mungkin Anda sulit
menerimanya. Anda harus berjuang mneghadapi hot flashes, perubahan
suasana hati, dan gejala menopause lainnya. Nah, untuk itu bersikaplah
terbuka pada pasangan. Jangan tutupi perasaan dan emosi Anda karena
kegundahan atas menopause. Pasangan sebaiknya mengerti benar perasaan
istrinya saat mengalami situasi ini.
2. Bukan Aku yang Berubah, Ini Hormonku
Menopause
tercipta untuk dihadapi, jadi mari dihadapi. Ketika hormon menopause
naik pada titik tertinggi dan terendah, seseorang bisa melakukan sesuatu
yang menyakiti perasaan orang lain. Orang lain, bisa juga pasangan,
menjadi sasaran kemarahan atau perubahan emosi.
3. Saat Vagina Mengering
Ketika
menopause tiba, maka wanita akan mengalami kekeringan di vaginanya.
Saat kondisi ini terjadi, maka seks dengan pasangan bisa menjadi sesuatu
yang menyakitkan.
Nah, jika pasangan Anda telah memasuki
menopause, jangan khawatir Anda berdua akan kehilangan kesempatan
bercinta. Sedikit pelumas khusus atau terapi hormon bisa dilakukan
sehingga Anda dan pasangan tidak akan kehilangan sesi bercinta yang
menyenangkan.
Komunikasi adalah kunci untuk bahagia dan hubungan
yang sehat. Saat istri mulai berubah karena menopause-nya, ajaklah
berbicara. Pastikan padanya, Anda masih akan tetap di sampingnya dan
katakan bahwa cinta untuknya tidak akan berubah. (detik.com)
