|

Tahun 2013, Momen Untuk Rombak BPWS

Jakarta- Suramadu dan BPWS sudah beroperasi sekitar empat tahunan sejak Perpres 27/2008 di sahkan.
Para pemerhati perkembangan BPWS menilai hampir tidak ada kemajuan sedikit pun, sebab harapan awal didirikannya BPWS tidak hanya sekedar membangun tembok satu meter sebagai bukti bahwa BPWS kerja.

Sumbangsih BPWS juga dinilai masih belum signifikan, padahal pada tahun 2012 saja anggarannya mencapai Rp. 300-M. Berdasarkan penilaian UKP4 dari jumlah dana yang dialokasikan hanya terserap 6%, yakni sekitar 18-M.

"Dengan minimnya anggaran yang terserap, kami anggap jajaran BPWS kurang cerdas dan tidak serius untuk membantu mempercepat pembangunan Madura" terang Direktur Pemetaan Potensi Daerah Madura Center Akhmad Suhaimi kepada IndecsOnline (01/01/2013.

Pada tahun 2013 BPWS rencananya akan mendapat kucuran anggaran Rp. 350-M.

"Kalau kita lihat kerja BPWS tahun 2012 saya merasa pesimis kinerjanya tahun 2013 ini semakin baik, dulu anggarannya ada tapi tak terserap maksimal, berarti bukan kurang amunisi, tapi mereka gak punya ide dan niat baik" Suhaimi yang juga kordinator ARUS (Aliansi Rakyat Untuk SBY) ini menambahkan.
Selain dianggap gagal dalam kinerja BPWS juga dinilai gagal menjalankan dan merealisasikan Pepres 27/2008.

"Pepres 27/2008 mengamanahkan BPWS untuk segera membebaskan lahan 600Ha pada masing-masing sisi Madura dan Surabaya, tapi sampai hari ini belum juga jelas realisasnyai" tambah mantan aktivis HMI asal Madura ini.

Melihat realitas itu, Ahmad Suhaimi pun memberikan jalan keluar: pertama; rombak BPWS dengan cara mengganti anggotanya dengan orang-orang kapabel, dan melibatkan peran serta putera-putri dearah.
"Yang tahu kondisi daerah itu kan masyarakat lokal daerah itu, hemat saya keterlibatan warga lokal akan sangat membantu kerja BPWS" katanya menyarakan.

Sebagaimana diketahui bahwa Perombakan struktur BPWS ada di tangan Menkoperekomian Ir. Hatta Rajasa, Menkoperekonomian dapat melibatkan tokoh Lokal jika berinisiatif. Melakukan perombakan.
Kedua, menurut Suhaimi, revisi perpres dengan ketentuan yang lebih spesifik, lebih greget dan targetnya orientatif.

menurutnya Jika pemerintah tidak melakukan penyesuaian, dalam kurun 100tahun pun keberadaan BPWS tidak akan memberi manfaat yang signifikan pada masyarakat Madura, sebagaimana tujuan awal pembangunan suramadu.

"Kalau mau mencapai hasil maksimal, pemerintah harus punya inisiatif perbaikan, baik terhadap person di BPWS maupun regulasinya" pungkasnya.

oleh: AzisMaulana











Posted by IndecsOnline.com on 09.05. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response
Kirim Komentar Anda:
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan www.dumaiportal.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. www.dumaiportal.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

0 komentar for "Tahun 2013, Momen Untuk Rombak BPWS"

Leave a reply