SBY Tak Seharusnya Pasang Badan Hadapi Anas Urbaningrum
JAKARTA- Sebagai seorang negarawan dan politisi
senior, sikap SBY yang langsung bertarung berhadap-hadapan dengan Anas
Urbaningrum adalah sikap yang keliru. SBY boleh turun tangan tapi tidak
seharusnya pasang badan hanya untuk melawan seorang Anas Urbaningrum.
“SBY seharusnya memang turun tangan tapi dengan siasat, tidak boleh
turun tangan dengan memasang badannya sendiri hanya untuk melawan
"seorang anak nakal" seperti Anas Urbaningrum,” ujar pengamat politik
dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens usai diskusi yang
diselenggarakan DPD RI ”Menakar Peran DPD di Tahun Politik”di Jakarta,
Rabu (20/2/2013).
Boni mengatakan banyak cara yang bisa dilakukan SBY terkait Anas
dimana dirinya tidak harus berhadap-hadapan langsung dengan Anas.
"Seharusnya masalah Partai Demokrat ini tidak perlu berlarut-larut
untuk diselesaikan karena dengan kekuasaannya SBY bisa melakukan banyak
hal. Tidak perlu lah panggung besar untuk melengserkan Anas saja,” kata
Boni.
SBY menurutnya juga tidak bisa menyerahkan persoalan ini kepada KPK karena dalam internal KPK juga banyak kepentingan.
”KPK ini sekarang kondisinya terjepit banyak kepentingan. Kasus ini
sangat besar tapi sangat berbahaya dan KPK sekarang berada dibawah
tekanan. Kasus ini juga akan membahayakan eksistensi KPK. Sikap para
pimpinan KPK ini menunjukkan bahwa institusi yang sangat diharapkan
publik ini ternyata tidak kebal juga,” kata Boni. (TRIBUNNEWS.COM)
