Gadis 14 Tahun Digauli Tiga Pemuda di Kebun Durian
KOLAKA-- Nasib SL (14) warga Lalombaa,
Kolaka Sulawesi Tenggara sangat tragis. Dalam sehari, SL digauli oleh
tiga orang di rumah kebun durian di Kelurahan Balandete, Kecamatan
Kolaka. Anehnya, pelaku yang pertama menggauli adalah pacarnya sendiri
yang berinisial HL.
Setelah menggauli SL, HL yang berdomisili di
Balandete, Kecamatan Kolaka, menghubungi temannya untuk menikmati tubuh
pacarnya sendiri. Peristiwa tragis itu terjadi Sabtu, 2 Maret,
sekitar pukul 14.00.
Awalnya SL dan temanya akan menuju ke Pasar
Mekongga, namun sebelumnya singgah di Kantor Kwarcab, Kelurahan
Balandete, Kecamatan Kolaka. Saat di tempat itu, SL menerima pesan
singkat dari pacarnya HS untuk datang ke kebun durian di Kelurahan
Balandete.
SL pun lalu mengurungkan niatnya ke pasar dan
langsung menuju ke kebun durian. Setelah berbincang di tempat itu, SL
mengaku dipaksa masuk ke sebuah gubuk yang ada di areal kebun. SL
memberontak, namun apa daya, ia tak mampu melawan.
Setelah puas
melampiaskan nafsunya, HS mengirim pesan singkat kepada kerabatnya
dengan inisial T dan P untuk datang. T dan P, pun langsung mengarahkan
ke gubuk tersebut dan bergantian meniduri SL.
Wakil Kepala
Polres Kolaka Kompol Dodi Ruyatman membenarkan telah terjadi tindak
pidana pencabulaan anak di bawah umur dengan korban SL 14 tahun, yang di
duga telah dilakukan HL,T dan P. Saat ini kasus telah ditangani oleh
Reserse Kriminal Polres Kolaka. "Untuk pelaku saat ini masih
pengejaran," kata Dodi, Kamis (7/3/2013).
Di tempat terpisah,
Kanit PPA Polres Kolaka Brigadir Polisi Nita Suherman mengaku telah
meminta keterangan dari para korban dan satu tersangka. "Memang kita
sudah periksa dan memintai keterangan yang menjadi korban ini. Semua
masih proses dan buser juga masih mencari pelaku lain," ucap Nita.(kompas.com)
