Empat Rahasia Sukses Memulai Bisnis
IndecsOnline--Shierly Nangoy adalah sosok perempuan yang selalu tertantang untuk
sukses dalam melakukan berbagai hal, termasuk bisnis. Ia berani
mengambil risiko besar saat resign dari jabatannya sebagai
general manager di perusahaan kecantikan dan memutuskan
berwirausaha.Dalam waktu dua tahun saja, ia berhasil mendapatkan
kesuksesan dan membangun PT Sinergia Group.
Di bawah naungan
perusahaan ini, ia sudah memiliki sebuah akademi tata rambut dan
meluncurkan beberapa produk perawatan rambut alami untuk salon-salon di
Indonesia, seperti Il Vasto Colours, Terra Diverde (krim penutrisi
rambut), dan Sleek et Lisse (untuk pengeritingan dan pelurusan rambut).
Selain passion-nya
yang tinggi di bidang tata rambut dan kecantikan, ia juga memberikan
beberapa tip untuk membangun bisnis dan mendapat kesuksesan dalam waktu
yang singkat.
1. "Blueprint" yang tepat dan sesuai rencana
Banyak
orang yang benar-benar memulai bisnisnya dengan modal nekat. Namun,
modal nekat yang dimaksudkan bukanlah modal nekat dengan tangan kosong.
"Modal nekat yang dimaksud adalah nekat memberanikan diri untuk
memulai. Karena yang paling sulit adalah niat untuk memulainya.
Sekalipun nekat, harus ada arah dan tujuan yang jelas," ungkap Shierly
Nangoy, Direktur PT Sinergia Group kepada Kompas Female beberapa waktu lalu di Jakarta.
Saat ingin membangun bisnis, ia menyarankan untuk membuat blueprint perencanaan bisnis yang tepat. Blueprint
ini mencakup rencana hitungan mendetail yang meliputi modal,
pengeluaran untuk kebutuhan usaha, analisis pekerja, target keuntungan
yang diinginkan,termasuk dengan target balik modal. Ia menambahkan semua
perencanaan ini harus diperhitungkan bersama dengan rencana waktu
eksekusinya.
"Hal ini dilakukan agar Anda tahu, bisnis berjalan
dengan tepat atau tidak, adakah salah kontrol atau salah prediksi dalam
bisnis Anda. Jika ada kesalahan atau perhitungan yang meleset, bisa
dibenahi dengan cepat," jelasnya.
2. Fokus
Fokus
pada hal yang sedang dilakukan saat ini merupakan kunci sukses yang
utama. Saat sedang memulai bisnis, sebaiknya jangan terlalu serakah
untuk cepat-cepat membangun cabang atau melebarkan sayap ke bisnis yang
lain.
"Sekalipun di awal bisnis sudah terlihat cukup maju,
jangan cepat terlena. Anda harus tetap menjaga ritme-nya agar bisnis dan
manajemennya stabil dan konstan. Dasar bisnis yang belum stabil bila
langsung dilepas bisa membuatnya hancur," kata Shierly.
3. Kreatif
Lingkungan
sekitar adalah target market yang paling tepat untuk melihat peluang
bisnis. Shierly menyarankan untuk lebih jeli melihat kebutuhan
masyarakat agar bisnis Anda semakin diminati. Ada baiknya jika Anda
menggabungkan kebutuhan masyarakat dengan kreativitas dan teknologi
modern untuk memudahkan aplikasi produk usaha.
Namun, tak hanya
menjual produk dan jasa yang kreatif saja, dalam memilih bisnis yang
dijalankan Anda juga harus yakin bahwa produk tersebut applicable, praktis dan harga yang terjangkau.
4. Jangan menghindari kompetisiDalam
dunia bisnis, Anda akan selalu menemukan kompetisi. Sekalipun Anda
adalah orang pertama yang menjual produk tersebut, tetap saja akan ada
orang yang mengikutinya sehingga akan terjadi persaingan usaha.
"Kompetisi bisnis bukanlah hal yang bisa dihindari. Namun, Anda bisa
mengatasinya dengan melakukan berbagai inovasi baru agar produk tetap
diminati pasar," ujar ibu tiga puteri kembar ini. (kompas.com)
