|

Hasil Kongres ke-28 HMI Dipertanyakan

Premanisme Warnai Kongres

IndecsOnline--Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke 28 yang berakhir pada Senin (15/4) dipertanyakan. Bahkan 10 kandidat ketua umum PBHMI menolak hasil kongres yang dihelat di Gedung Olahraga Remaja (GOR) Ragunan, Jakarta Selatan tersebut.

Tony Akbar Hasibuan merupakan salah satu kandidat ketum PB-HMI yang juga mempertanyakan hasil kongres yang mengantarkan Arif Rasyid sebagai ketum PB-HMI. Tony mensinyalir, lanjutan kongres itu dilanjutakan tanpa menggunakan pedoman yang berlaku di HMI.

"HMI itu ada AD/ART nya, kami lihat ada kejanggalan, kongres digelar disaat mayoritas peserta kongres hengkang dari lokasi dan acara kongres" katanya menjelaskan (15/04).

Menurut Tony, diantara kejanggalan itu adalah peralihan pimpinan sidang komisi yang tidak melalui prosedur sebagaimana berlaku di HMI, sehingga sidang pleno dilanjutkan untuk akhirnya melakukan pemilihan ketua umum yang memunculkan Arief Rosyid sebagai pemenang mengalahkan Noer Fajriansyah.

"Itu kan lucu, masak sidang pleno (komisi D) yang sedang membahas status keanggotaan mantan ketum PB-HMI tertunda, tau-tau sudah masuk pleno IV (pemilihan ketum baru)?" Tony mempertanyakan.

Pada pembahasan komisi D, sidang membahas status keanggotaan Noer Fajriansyah di HMI, tetapi pimpinan presidium sidang Saifudin, merupakan Sekretaris Umum Badko HMI Jawa Tengah mendapat amukan dari peserta kongres di duga pro Fajri. Amukan itu tidak hanya dilakukan oleh sejumlah peserta kongres tetapi juga diduga sejumlah preman bertato yang nimbrung didalam areal kongres.

Tony Akbar menyayangkan kejadian itu dan meminta pihak berwenang untuk memproses hukum terhadap pelaku kekerasan didalam kongres hingga melukai pimpinan presidium sidang tersebut.

"Perbuatan itu mencederai organisasi HMI dan Kader HMI, kita semua tau, kader HMI itu menjunjung tinggi intelektualitas dan profesionalisme. Saya kira ada pihak-pihak luar yang menjadi pelaku penganiayaan itu. Ya segala bentuk kriminal dan premanisme harus diproses hukum" pungkasnya.


Posted by IndecsOnline.com on 09.47. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response
Kirim Komentar Anda:
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan www.dumaiportal.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. www.dumaiportal.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

0 komentar for "Hasil Kongres ke-28 HMI Dipertanyakan"

Leave a reply