|

Mimpi orang Indonesia Ketemu Orang "Gila" seperti Jokowi

Oleh: Azis Maulana
 
IndecsOnline- Jokowi, Siapa tak kenal Gubernur DKI Jakarta saat ini. Setiap orang yang dapat mengakses media informasi seperti TV, koran, internet, radio dll pasti mengenalnya. Joko Widodo menjadi "anak emas" media massa, sebab segala gerak gerik dan kata-katanya setiap sekian menit dimuat oleh media.

Dilihat dari latar belakang hidupnya ia tidak memliki latar belakang artis atau anak pejabat tinggi. Joko Widodo lahir dari keluarga miskin yang tinggal di daerah bantaran kali yang kumuh di Surakarta, Jawa Tengah. bapak ibunya adalah penjual kayu.

Hari ini Jokowi  menjadi perhatian semua orang. Di Jakarta setiap pendukungnya yang notabene kelas menengah kebawah merindukan kehadiran pemimpin DKI Jakarta periode 2012-2017 ini.

Hemat penulis, faktor penyebab dirindukannya mantan walikota Solo ini oleh rakyat Indonesia pada umumnya, warga DKI Jakarta khususnya terutama oleh mereka yang tinggal dikawasan kumuh dan termarjinalkan karena beberapa hal yaitu; Pertama, Jokowi tidak birokratis, artinya bukan tidak administratif, ia tetap administratif tetapi ia berani mengambil kebijakan yang pro terhadap rakyat tidak harus melalui prosedur yang rumit dan birokratif.

Kedua, Jokowi tidak elitis, Ia tidak seperti pejabat rata-rata di-Indonesia yang tidak mau turun menyaksikan secara langsung kondisi masyarakat yang kemana-kemana dikawal oleh Voriejer (pasukan khsus "pengawal" pejabat), tidak menyapa masyarakat kecuali ada kepentingan pemilu-kada dan sebagainya. Jokowi hadir dimasyarakat dan menjadi bagian masyarakat sehingga ia mampu merinci kebutuhan masyarakat (karena masa jabatannya yang masih seumuran tunas jagung belum mampu menjawab semua persoalan multi kompleks Jakarta, tapi paling tidak gerakan Jokjowi saat ini sudah menjadi gambaran kepemimpinan Jokowi)

Ketiga, paling tidak dengan dua gebrakan Jokowi itu terbayang "rumus" yang hampir masyarakat Jakarta tidak punya harapan untuk mempertanyakan kesirnaannya yaitu CHANGE (perubahan). Kehadiran Jokowi memunculkan HOPE bahwa Negarawan dari langit masih ditakdirkan untuk "menghidup"kan warga DKI Jakarta.

Kompleksitas problem Jakarta tidak membutuhkan orang bergelar spektakuler, kelihatan berwibawa dan kemana-kemana di kawal pasus (pasukan khusus) tetapi DKI Jakarta  membutuhkan orang gila (bukan berarti tidak waras, stress atau hilang ingatan - tapi karena prestasinya dalam menyelesaikan berbagai problem kebangsaan para penonton akan bilang *"gila, hebat betul orang itu). Apa lagi disupport oleh wakilnya yang juga gila (sama seperti*) maka perubahan tidak hanya akan ada dalam mimpi tapi membumi dan merealitas.

Dalam sebuah kitab disebutkan, bahwa jika menginginkan perubahan yang lebih cepat, lakukan secara bersama, bangun kesadaran secara bersama, dan milikilah semangat dan motivasi yang sama dan berjuanglah bersama orang-orang gila (seperti*). tetapi jika ia menginginkan perubahan tetapi tidak melakukan apa-apa bahkan mengucilkan orang berbuat untuk terjadinya perubahan, maka ia pantas disebut gila betulan (akal dan hatinya sudah mati)

Selamat berjuang bapak Jokowi dan Basuki Cahya

Penulis adalah mahasiswa yang tidak lulus-lulus dalam menyelesaikan Program Pascasarjana-nya di IAIN Surabaya, Ia pernah aktif di HMI Cab. Pamekasan, Sekum HIPMI Pamekasan, Sekretaris KNPI Pamekasan dan Pengelola www.IndecsOnline.com






Posted by IndecsOnline.com on 06.21. Filed under , , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response
Kirim Komentar Anda:
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan www.dumaiportal.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. www.dumaiportal.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

0 komentar for "Mimpi orang Indonesia Ketemu Orang "Gila" seperti Jokowi"

Leave a reply