|

UMK Naik, Buruh Terancam PHK Besar-besaran


UMK Naik, Buruh Terancam PHK Besar-besaranJakarta -- Pengusaha mengambil langkah menanggapi kenaikan UMK yang tinggi. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan UKM yang tidak bisa membayar upah sesuai ketentuan UMK akan mengkomunikasikan kepada pegawainya.

"Akan diusahakan membantun UKM dan padat karya, pengusaha besar bisa bayar. Bagaimana pengusaha kecil bisa kasih tahu ke karyawannya bahwa nggak bisa bayar," ujar Sofjan, saat ditemui, Senin (26/11).
Sofjan mendukung asosiasi dan perusahaan untuk mengajukan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) jika tidak puas dengan keputusan soal kenaikan UMK. Namun, hingga saat ini ia belum mendapatkan laporan berapa asosiasi yang berniat akan mengajukan gugatan ke PTUN. "Kita menyarankan yang nggak puas silakan PTUN-kan," ujarnya.
Ia mengatakan, pengusaha di kawasan Jabodetabek dan Karawang saat ini sedang berkonsolidasi dengan pengacara untuk mempersiapkan gugatan ke PTUN. Gugatan itu, kemungkinan akan beres dalam waktu tak lama lagi.
Asosiasi pengusaha Korea di Indonesia, kata Sofjan berniat akan memberhentikan 140-150 ribu pekerja karena kenaikan upah buruh yang tinggi. Sofjan mengatakan pemutusan hubungan kerja itu kemungkinan akan dilakukan tahun ini, agar perusahaan garmen, tesktil dan sepatu bisa memberikan pesangon dengan angka upah 2012. (republika.co.id)


Posted by IndecsOnline.com on 04.18. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response
Kirim Komentar Anda:
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan www.dumaiportal.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. www.dumaiportal.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

0 komentar for "UMK Naik, Buruh Terancam PHK Besar-besaran"

Leave a reply