Ciputra Minta Pemerintah Siapkan Rp 16 Triliun untuk Cetak Pengusaha Baru
Jakarta - Pengusaha Ciputra menginginkan pemerintah memperhatikan pengembangan kewirausahaan baru di dalam negeri. Ia usulkan agar pemerintah menyisihkan 1% dari total APBN tahun 2013 untuk menumbuhkan para pengusaha-pengusaha baru atau sekitar Rp 16 triliun.
Demikian yang diungkapkan oleh Ciputra pada acara CEO Forum Kompas "CEO Bicara, Kabinet Mendengar di ruang Cendrawasih Jakarta Convention Center, Rabu (28/11/12).
"Dari Rp 1.600 triliun, Pak Hatta kami minta 1% untuk entrepreneurship," ungkap Ciputra kepada Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang juga kebetulan hadir dalam acara tersebut.
Ia beralasan, tingkat kewirausahaan di Indonesia masih tergolong sangat rendah. Menurutnya, ini termasuk salah satu faktor berbagai masalah yang terjadi di Indonesia, mulai dari birokrasi, hingga korupsi.
"Masalah utama kita adalah birokrasi, regulasi, korupsi, infrastruktur pendidikan, penyebabnya apa, SDM kita kurang memiliki integritas, profesionalisme dan semangat entrepreneurship," tambahnya.
Ciputra menambahkan, penyebab yang kewirausahaan di Indonesia masih rendah adalah sistem pendidikan yang masih menggunakan cara yang cenderung konvensional. Menurutnya, masyarakat Indonesia mayoritas masih menggunakan otak kiri dibanding otak kanan.
"Sistem pendidikan kita masih mengiktui cara yang lama. Yaitu memory system. Maka otak kiri yang besar, otak kanan tidak. Maka oleh karena itu kita galakan konektivitas, entrepreneurship," cetusnya. (Detik.com)
redaksi
