Anas Masih Pelajari Tokoh Sengkuni
Jakarta- Rumah Anas Urbaningrum masih ramai.
Pasca-pengumuman Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat mengambil alih
posisi Ketua Umum dari Anas, sejumlah koleganya dari Demokrat dan HMI,
datang dan pergi.
Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustofa, salah
satu orang yang mendatangi rumah Anas di Jalan Teluk Langsa, Pondok
Bambu, Jakarta Timur, baru keluar Sabtu (9/2/2013) dini hari. Saan
datang sendiri, dan mengaku tak melakukan obrolan serius.
"Pak
Anas hanya mengikuti aturan organisasi. Kami kongkow-kongkow saja di
dalam. Pak Anas langsung ketawa-ketawa," ungkap Saan saat dikonfirmasi
wartawan perihal pertemuannya dengan Anas.
Saat ini, Anas memilih
beristirahat karena pagi ini pukul 06.00 WIB harus berangkat ke Lebak,
Banten. Sementara, tamu yang masih bertahan di dalam adalah kolega Anas
di HMI.
Di antara mereka yang datang adalah Ketua Panitia
Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta Ramdansyah. Kedatangannya tak
lebih memberikan dukungan moril untuk Anas.
"Hampir semua kader
HMI memberi dukungan moral, dan support sudah disampaikan. Persoalan ini
bukan persoalan Anas, tapi soal bangsa. Tadi Anas santai-santai dan
tenang-tenang saja," tutur Ramdansyah yang memakai kemeja batik dengan
jaket hitam.
Anas seperti disampaikan Ramdansyah, memiliki tiga
rencana. Anas memilih tetap tenang, tidak marah, dan akan mempelajari
terus kisah Mahabrata dengan tokoh Sengkuni.
"Kenapa Sengkuni? Tanya saja langsung sama Cak Anas," cetus Ramdansyah. (tribunnerws.com)
