IPW: Penembakan di Papua Bukti SBY Tak Becus Beri Rasa Aman
IndecsOnline--Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Aktual.co/Amir Hamzah)
"Peristiwa ini sangat memalukan bangsa ini dan menunjukkan pemerintah SBY tidak becus dalam membangun sistem keamanan di negeri ini, khususnya Papua," katanya
Jakarta, Aktual.co — Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S. Pane mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk segera mencopot jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) dan Panglima Kodam (Pangdam) di Papua. Hal ini terkait tewasnya 8 anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Papua.
Menurut Pane, kasus ini menunjukkan betapa lemahnya intelijen dan pembinaan teritorial serta koordinasi yang dibangun aparat keamanan hingga aparat TNI bisa ditembaki tanpa perlawanan maksimal.
"Peristiwa ini sangat memalukan bangsa ini dan menunjukkan pemerintah SBY tidak becus dalam membangun sistem keamanan di negeri ini, khususnya Papua," katanya melalui siaran pers, Minggu (24/2).
Selain itu Presiden SBY juga harus melakukan evaluasi kinerja Kapolri dan Panglima TNI.
Pemerintah SBY tidak boleh mendiamkan peristiwa ini, apalagi menutupnya dengan adanya peristiwa politik di Jakarta, seperti kasus Anas dan kasus keterlibatan 3 anggota DPR dlm kasus Simulator SIM.
"Sebab eskalasi ancaman keamanan di tahun 2013 terlihat makin panas. Setidaknya ada 8 daerah yg patut dicermati, yakni Papua, Jakarta, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Solo Raya, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Lampung," tambahnya
Untuk itulah Pemerintah SBY perlu mengantisipasinya dengan mengedepankan pimpinan aparat keamanan yang punya kapabilitas dan profesional dalam melindungi masyarakat maupun melindungi aparat keamanan sendiri.
"Jika aparat TNI saja terlalu gampang terbunuh oleh orang-orang tak bertanggung jawab, bagaimana dengan rakyat biasa," tutupnya. (Aktual.co)
redaksi
