|

SBY Ogah Dihadapkan dengan Anas

Jakarta - Memanasnya suhu di internal Partai Demokrat terkait pengambilalihan wewenang ketua umum oleh Majelis Tinggi sebagai upaya penyelamatan partai diredam oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Demokrat, Yudhoyono menepis isu perpecahan dirinya dengan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum.

Yudhoyono dalam konferensi pers di Rapimnas yang digelar di Hotel Sahid, kemarin, langsung mengkritisi berbagai kalangan yang menghadap-hadapkannya dengan Anas.

Yudhoyono mengatakan banyak rumor dan isu yang beredar di masyarakat luas dengan banyak skenario yang menyeramkan. "Saya ingin memulai dari apa yang beredar di masyarakat di kalangan pers, termasuk pengamat yang menghadapkan saya dengan saudara Anas sebagai Ketua Umum, yang kami sebenarnya duduk bersama di majelis tinggi," kata dia.

Menurut Presiden Indonesia ini, berdasarkan naluri pengalaman politiknya dalam menghadapi tantangan partainya kali ini kalau diselesaikan oleh ketua umum saja maka tidak akan efektif. Yudhoyono menekankan Demokrat akan serius berbenah diri.

Pada kesempatan ini Yudhoyono juga meminta maaf bila keterangan persnya tidak mengejutkan. "Bisa jadi kurang melegakan karena tidak bombastis," tuturnya. "Sebab segala sesuatunya berjalan sesuai harapan."

Yudhoyono, yang di partai juga merangkap ketua Dewan Pembina, sempat memberi peringatan kepada Ketua Dewan Pimpinan Pusat Demokrat Ulil Abshar Abdala yang meminta agar Anas dilengserkan. "Iya ditegur, cuma namanya seperti ini terpancing," ujar anggota Dewan Pembina Demokrat, Ahmad Mubarak, di arena Rapimnas yang tak dihadiri oleh 29 ketua Dewan Pimpinan Cabang itu.

Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat Jero Wacik menegaskan tak ada Kongres Luar Biasa (KLB) dalam waktu dekat. "Tak ada KLB, tak ada agenda memberhentikan Mas Anas," kata Jero kemarin. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini membantah ada ketegangan antara Yudhoyono dan Anas. "Nggak ada itu," ujar Jero.

Anas, dalam sambutannya ajang ini menekankan tak ada alasan di antara kader saling bermusuhan. "Musuh kita ada di luar. Di antara kita tidak ada musuh," tegas dia. Anas menilai pidato Yudhoyono sudah jelas dan terang benderang. "Top. Tidak usah juru tafsir lagi," kata Anas.

Dengan tak adanya agenda KLB yang dapat berujung pada pelengseran Anas, para loyalis Anas pun lega. "Pak SBY mengatakan Anas tetap ketua umum, jadi rapimnas sangat kondusif," tegas Ketua DPC Demokrat Cilacap, Tri Dianto, kemarin. (Detik.com)

redaksi







Posted by IndecsOnline.com on 00.32. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response
Kirim Komentar Anda:
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan www.dumaiportal.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. www.dumaiportal.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

0 komentar for "SBY Ogah Dihadapkan dengan Anas"

Leave a reply