|

SMS Doa SBY Dinilai Tidak Etis

Jakarta- Akhir-akhir ini disejumlah media beredar SMS dari Ketua Majlis Tinggi Partai Demokrat yang hanya ditujukan Kepada Anggota Majelis Tinggi Partai, Ses Wanhor, Sekjen PD dan Ketua Fraksi PD DPR.

SMS yang ditulis langsung oleh Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dihadapan ka'bah di makkah menurut pemikir Concern Syakir Ransa dinilai sebagai prilaku yang tidak etis.

Pasalnya, absennya ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dari tujuan penerima sms tersebut menunjukkan sikap ketidak negarawanan seorang SBY ditengah-tengah kecurigaan masyarakat dalam menduga adanya perpecahan di tubuh partai yang berlambang mercy tersebut.

"Ya kita bisa baca disejumlah media, sms itu tidak ditujukan kepada pengurus demokrat secara umum, tapi hanya kepada 'orang dalam'" ungkap aktifis asal Madura ini kepada IndecsOnline (06/02)

Menurut Syakir, Selain tampak tidak negarawan, sikap SBY itu tentu bisa mengotori niat umrah yang dia lakukan bersama rombongannya. dikhawatirkan umrah tersebut adalah umrah politik yang semata-mata hanya mau melakukan manuver dari jarak jauh.

"Permohonan doa kesemua kader tentu baik dan bagus, tetapi kalau itu dilakukan saat kondisi internal yang tidak kondusif.  Apalagi, ketika SBY mau berangkat (umrah), berjanji akan mengambil sikap sebagai tindak lanjut permintaan beberapa petinggi PD terkait dengan hasil survie yang menempatkan PD di angka 8, itu kan seperti sebuah sinetron" jelasnya

Syakir juga menyayangkan sms SBY yang terungkap ke publik, sebab menurut direktur LePPAs ini, langkah tersebut dinilai tidak memberikan pendidikan politik, baik kepada kader Partai Demokrat secara internal maupun kepada Masyrakat secara eksternal.

"Ketika dia tidak mengajak serta Anas Urbaningrum yang nota bene sebagai ketua DPP PD dengan demikian sudah bisa ditebak kalau dia tidak ikhlas dalam meminta bantuan doa untuk menyalamatkan PD" pungkasnya.

Seperti diberitakan banyak media sebelumnya, SBY selaku Ketua Majlis Tinggi Partai Demokrat mengirim SMS harapan kepada sejumlah petinggi Partai Demokrat. berikut materi SMS dikutip dari tribunnews.com:

Dari Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat
Kepada:
1. Para Anggota Majelis Tinggi Partai
2. Ses Wanhor
3. Sekjen PD
4. Ketua Fraksi PD DPR

1. Berita SMS ini saya tulis persis di hadapan Kabah, di Masjidil Haram Makkah al-Mukarramah. Setelah alhamdulillah semalam selesai melaksanakan ibadah umrah, Insya Allah, sebentar lagi saya dan rombongan akan melanjutkan perjalanan ke kota suci Madinah al-Munawwarah untuk sekaligus ziarah ke makam Rasulullah.

2. Selama berada di Tanah Suci saya terus memohon petunjuk dan pertolongan Allah SWT agar partai yang kita cintai dapat segera dibebaskan dari berbagi cobaan berat yang kita hadapi dewasa ini. Saya berharap saudara-saudara juga ikut berdoa dan memohon petunjuk dan pertolongan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kita bisa segera menemukan solusi yang tepat, bijak, dan bermartabat.

3. Kepada Ses Wanbin (Sekretaris Dewan Pembina), Ses Wanhor (Sekretaris Dewan Kehormatan), Sekjen PD (Sekretaris Jenderal Partai Demokrat), dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR, supaya berita SMS ini disebarluasan ke seluruh kader di Tanah Air agar mereka juga ikut berdoa bersama bagi keselamatan dan kebaikan partai kita.
4. Terima Kasih. Salam

Makkah, 5 Februari 2013

redaksi


Posted by IndecsOnline.com on 01.31. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response
Kirim Komentar Anda:
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan www.dumaiportal.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. www.dumaiportal.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

0 komentar for "SMS Doa SBY Dinilai Tidak Etis"

Leave a reply