|

Sprindik Anas Diduga Bocor, Pimpinan KPK Didesak Mundur

JAKARTA--Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terlibat dalam pembocoran surat perintah penyidikan (sprindik) terhadap mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum diminta untuk berani jujur mengaku salah dan mengundurkan diri.

"Seperti slogan KPK 'Berani Jujur itu Hebat', pimpinan dan seluruh staf KPK juga harus berani jujur," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Indra di Jakarta, Selasa (26/2).

Dengan kejujuran para pimpinan KPK untuk mengaku terlibat dalam pembocoran draf sprindik, lanjut Indra, sebenarnya tidak perlu membentuk komite etik. "Yang terpenting bukan komposisi atau siapa personel Komite Etik, namun pimpinan atau staf KPK benar-benar komit dengan slogan mereka sendiri," jelas dia.

Ia sendiri masih mengandalkan dan berharap kepada KPK dalam memberantas korupsi. Namun masyarakat juga sadar KPK berisikan manusia dengan berbagai latar belakang, karakter, dan kepribadian yang tak akan luput kelemahan, salah, serta khilaf. Ia pun percaya rakyat sudah cerdas dan bisa melihat atau menilai berbagai langkah, cara, pola KPK dalam menangani kasus.

"Kita harus menyelamatkan KPK dari kemungkinan tangan, pihak, dan oknum yang memanfaatkan, memperalat, atau merusak KPK baik dari luar maupun internal KPK sendiri," katanya.(metrotvnews.com)


Posted by IndecsOnline.com on 02.28. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response
Kirim Komentar Anda:
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan www.dumaiportal.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. www.dumaiportal.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

0 komentar for "Sprindik Anas Diduga Bocor, Pimpinan KPK Didesak Mundur"

Leave a reply