|

Pengamat: Langkah SBY bisa jadi Bumerang

JAKARTA--Partai Demokrat kini sudah memiliki ketua umum baru, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Berbagai pandangan pun datang. Menurut Ari Dwipayana, pengamat politik dari Universitas Gajah Mada, langkah SBY menerima posisi Ketua Umum Partai Demokrat, bisa berdampak negatif pada partai tersebut.

Menurut Ari, dalam jangka pendek langkah ini bisa menyatukan faksi yang ada di tubuh partai tersebut.

"Namun dalam jangka panjang, hal ini tidak bagus bagi perkembangan partai karena check and balances tidak terjadi," katanya ketika dihubungi, Sabtu (30/3).

Ari menyebutkan, selama ini posisi SBY sebagai Ketua Majelis Tinggi di Demokrat sudah sangat kuat. Belum lagi, tambahnya, posisinya sebagai Ketua Dewan Pembina dan Ketua Dewan Pengawas yang membuat kekuatan partai tersebut hanya berpusat di SBY.

"Kenyataannya Dia tetap mengambil posisi tersebut. Ini menjadi tidak efektif karena di setiap lembaga dikuasai," ujarnya.

Yang menjadi aneh, tambah Ari, seluruh pelaksanaan tugas yang seharusnya diemban SBY diserahkan ke pelaksana harian.

"Artinya jabatan yang dipegang hanya simbolik saja. Ini tidak efektif bagi proses demokrasi partai," pungkasnya.(Emir Chairullah/metrotvnews.com)
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


Posted by IndecsOnline.com on 07.18. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response
Kirim Komentar Anda:
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan www.dumaiportal.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. www.dumaiportal.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

0 komentar for "Pengamat: Langkah SBY bisa jadi Bumerang"

Leave a reply