Setelah Hamili Pacar, Siswa Ini Malah Menyiksanya
JAKARTA--Seorang siswa SMK berinisial AP (17) diringkus oleh Polresta
Tangerang karena menganiaya mantan kekasihnya, YSP (16), hingga korban
nyaris tewas, Senin (11/3/2013) malam. AP ditangkap di rumahnya di
sebuah desa di Rajeg, Tangerang, Selasa (12/3/2013), setelah YSP
melaporkan perbuatan AP tersebut.
Kepala Satuan Reserse Kriminal
Polresta Tangerang Komisaris Shinto Silitonga mengatakan, AP melakukan
tindakannya tersebut karena ia tidak mau bertanggung jawab atas
kehamilan YSP. "Mereka memang pernah dekat dari bulan Agustus sampai
November dan sempat beberapa kali berhubungan badan," kata Shinto kepada
Kompas.com, Rabu (13/3/2013).
Hubungan terlarang
tersebut menyebabkan YSP mengandung. Meskipun hubungan keduanya
berakhir, hal itu tak membuat YSP mengurungkan niatnya meminta
pertanggungjawaban AP.
Alih-alih bertanggung jawab, AP malah
mendesak YSP untuk menggugurkan kandungannya dan memaksa gadis itu
meminum cairan. Namun, usaha itu tidak membawa hasil. Pada Senin pukul
23.30 WIB lalu, AP mendatangi YSP di rumahnya dengan alasan akan
mengajak YSP menggugurkan kandungannya di Cadas, Sepatan. Namun, di
tengah jalan di sekitar Jalan Baru Puri Jaya, Pasar Kemis, AP
menghentikan kendaraannya dengan dalih ingin buang air kecil.
Tak
dinyana, saat YSP masih berada di atas sepeda motor, AP menikam punggung
gadis itu dari belakang hingga korban terjatuh di aspal. Belum cukup,
AP kembali menghujamkan pisaunya hingga mengenai siku, pergelangan
tangan, dada, dan kepala YSP.
"AP juga menginjak-injak dan
menabrakkan motornya ke korban, lalu ditinggal pergi dengan kondisi
pingsan," kata Shinto. Dengan dibantu oleh warga setempat, YSP dibawa ke
klinik untuk memperoleh pertolongan.
Shinto menjelaskan bahwa
dari hasil pemeriksaan, AP terbukti sudah merencanakan penganiayaan
tersebut. Oleh karena itu, ia terancam jerat pasal berlapis, yaitu
persetubuhan dan penganiayaan terhadap anak, termasuk juga percobaan
pembunuhan berencana. "Perbuatannya ini sungguh tidak
berperikemanusiaan, apalagi kalau mengingat usianya yang masih remaja,"
kata Shinto.
AP kini mendekam di tahanan Mapolresta Tangerang, sementara YSP masih berada dalam perawatan.(kompas.com)
