Dortmund vs Real Madrid: Soliditas Pertahanan Penentu Kemenangan
IndecsOnline--Soliditas pertahanan akan menentukan siapa yang akan keluar sebagai pemenang saat Borussia Dortmund dan Real Madrid
berjumpa pada pertandingan leg pertama di Stadion Signal Iduna Park,
Kamis (25/4/2013) dinihari. Kekuatan lini belakang akan menjadi kunci.
Mengapa pertahanan? Semua orang tentu menginginkan terciptanya gol di
pertandingan ini. Tetapi pertahanan yang solid diyakini akan jadi kunci
sukses Dortmund dan Real Madrid melaju ke final.
Kedua tim pernah sama-sama bertemu di fase penyisihan Grup D yang
disebut sebagai grup neraka di Liga Champions musim ini. Seperti
diketahui, Dortmund tidak terkalahkan saat dua kali duel dengan Madrid dan mereka keluar sebagai juara grup.
Dortmund memenangkan pertarungan pertama 2-1 di Jerman. Marcel
Schmelzer dan Robert Lewandowski mencetak gol buat wakil Jerman
sementara Cristiano Ronaldo mencetak gol tunggal Madrid.
Pada saat leg kedua, game berakhir imbang 2-2. Dortmund mencetak gol lewat Marco Reus dan gol bunuh diri dari Alvaro Arbeloa. Pepe dan Mesut Oezil mencetak gol untuk Madrid.
Keempat gol itu tidak mudah didapatkan kedua tim, kedua tim bermain
sangat alot karena solidnya pertahanan yang diperagakan kedua kubu.
Logikanya, dengan memiliki pemain seperti Reus dan Cristiano Ronaldo,
kedua tim seharusnya mampu mencetak gol berlimpah.
Tapi faktanya hal itu tak terjadi, maka logika terbaliknya,
pertahanan akan memainkan peranan penting bagi kesuksesan kedua tim.
Lalu, siapa yang lebih solid?
Pertahanan Dortmund
terlihat solid di sepanjang Liga Champions musim ini. Mereka hanya
mengijinkan penyerang Madrid menyarangkan tiga gol dalam dua leg
pertemuan. Dortmund melakukan empat kali clean sheet dalam 10 pertandingan Liga Champions musim ini.
Sementara itu, Real Madrid
juga mengesankan di sektor pertahanan. Tim ini hanya kebobolan dua gol,
empat kali dalam 10 pertandingan. Baik Ronaldo maupun Robert
Lewandowski diprediksi kuat akan menentukan nasib tim mereka lewat gol
yang diharapkan dari kaki keduanya. Tapi performa Mats Hummels di kubu Dortmund dan Pepe di kubu Madrid akan mempengaruhi hasil akhir laga ini.
Hummels pun memperingatkan rekan satu timnya bahwa mereka harus
tampil lebih bagus daripada pertemuan di fase penyisihan grup jika tak
ingin kalah dari Madrid. "Jika kami bermain seperti ini melawan Real
Madrid, kami akan kebobolan banyak gol," ungkapnya.
Pernyataan yang sama diungkapkan Pepe. "Pertandingan ini sangat
penting bagi kami, semua orang di skuad ini sadar akan hal itu. Kita
harus dalam bentuk permainan terbaik dengan kecepatan penuh tapi tidak
tergesa-gesa. Kami harus mencoba untuk tetap tenang," kata Pepe.
Masalahnya, Real Madrid
datang ke arena laga dengan beberapa cedera pemain di posisi belakang.
Bek Marcelo mengalami cedera usai melawan Real Betis dan kemungkinan
besar akan melewatkan leg pertama.
Skuad Jose Mourinho juga akan bermain tanpa Alvaro Arbeloa karena
sanksi. Kemungkinan Fabio Coentrao akan kembali. Dengan kehilangan
beberapa bek veteran, Madrid harus beralih ke bintang-bintang muda
seperti Raphael Varane dan Nacho Fernandez.
Sergio Ramos kemungkinan akan diplot sebagai bek kanan, dengan Pepe
dan Varane sebagai centre bek. Sedang Coentrao akan menempati posisi bek
kiri.
Dortmund kebalikannya, lini belakang mereka cukup sehat. Hummels yang
melewatkan pertandingan beberapa minggu yang lalu sepenuhnya sehat
lagi. Marcel Schmelzer yang menderita patah hidung pada 30 Maret telah
bisa bermain dengan memakai masker.
Satu-satunya masalah yang mungkin dihadapi Dortmund
adalah menentukan pemain terbaik di posisi defender. Neven Subotic dan
Felipe Santana keduanya dalam bentuk permainan terbaik. Namun selama ini
skema terkuat lini belakang Dortmund biasanya terdiri dari Subotic, Hummels, Schmelzer dan Lukasz Piszczek.
Terlepas dari hal tersebut, Dortmund
pastinya juga akan memaksimalkan kemampuan trio penyerang mereka yang
terdiri dari gabungan Lewandowski, Mario Goetze, Marco Reus. Jika tampil
on fire, kolaborasi tiga penyerang ini sangat menakutkan bagi
pertahanan tim manapun.
Sebaliknya bagi Dortmund
ancaman akan muncul dari Ronaldo. Mampukah lini pertahanan mereka
menghentikan keliaran sang superstar? Tanpa diragukan lagi, CR7 adalah
inspirator kemenangan Madrid lewat aksi-aksi fantastisnya.(Tribunnews.com)
