Siswi SMPN Tulungagung Sebulan Hilang
Tulungagung- Siswi SMPN 1 Campurdarat, Tulungagung, Nevy Puspita Lestari (13), warga Dusun Cerme, Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat hilang sejak tanggal 22 Agustus 2012. Hingga saat ini keberadaan remaja anak pertama dari dua bersaudara pasangan Supangat (42) dan Khotimah (31) sulit dilacak.
Menurut Supangat, pada saat kepergiannya, tidak pernah ada masalah dengan Vita, panggilan akrab anaknya. Ketika itu pada hari raya Idul Fitri ke-4 vita minta diantarkan ke rumah teman sekolahnya, Gabriela, di Desa Tamban, Kecamatan Pakel. Namun karena sibuk, Supangat tidak bisa mengantar.
Menjelang sore hari, Vita tidak juga pulang, Supangat pun mencoba mencari ke rumah Gabriela. Ternyata Grabriela pergi ke Yogyakarta. Di rumah hanya ada neneknya. Sejak saat itu Vita hilang. Saat pergi, Vita tidak membawa ponsel, tidak membawa uang dan hanya membawa pakaian di badan, berupa kaos berlengan 3/4 warna merah tua kombinasi biru, kerudung merah putih, serta celana pensi hitam. "Yang membuat saya cemas, dia pergi tidak membawa apa-apa," tambahnya.
Keesokan harinya, Supangat melapor kehilangan anaknya ke Polsek Campurdarat. Namun hingga kini belum ada kepastian. Supangat juga telah menelusuri ke teman-temannya, Vita konon diajak oleh seseorang yang bernama Keisha. Namun saat ditelusuri, nama itu tidak ditemukan. Supangat kian cemas, karena ada yang melihat anaknya dengan dua orang tante-tante. "Saya takutnya anak saya jadi korban sindikat penjualan manusia, dan dipekerjakan yang tidak benar," katanya.
Supangat dan Khotimah berharap anaknya segera pulang. Pasalnya, Vita baru masuk sekolah sebulan, sebelum hilang. Sebelumnya ada satu SMS yang mengaku sebagai Vita, namun saat dihubungi kembali nomor tersebut langsung mati. (tribunnews.com)

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.