|

Investor Tak Khawatirkan Upah, tapi Demo dan "Sweeping"

Jakarta- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri mengatakan, investor asing tidak khawatir dengan kenaikan upah minimun provinsi (UMP) di Indonesia. Investor, kata dia, hanya khawatir dengan demonstrasi disertai sweeping untuk memaksa buruh ikut unjuk rasa.

"Nervous dalam arti kata kalau demo dibarengi dengan sweeping. Isunya hanya itu saja. Kalau mengenai demonya sendiri tidak apa-apa," kata Chatib di Jakarta, Senin ( 26/11/2012 ).

Chatib memberi contoh kasus perusahaan Bata yang menghentikan sementara produksi akibat kerap diganggu demo. Meski demikian, kata dia, hingga saat ini belum ada perusahaan asing yang menutup usaha dan keluar dari Indonesia.

Adapun mengenai kenaikan UMP, Chatib mengatakan, sebagian besar perusahaan asing telah membayar upah kepada karyawannya di atas UMP. Kenaikan UMP, kata dia, lebih berimbas kepada perusahaan lokal, khususnya usaha kecil dan menengah.

"Yang paling penting demo tidak melanggar hukum. Investor untuk menaikan upah minimum , sebagian besar perusahaan asing upahnya di atas UMP. Tapi kalau buruh lagi kerja kemudian dipaksa untuk ikut demo, lalu diancam, ini pasti terganggu produksinya," kata Chatib.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, pemerintah tengah membahas berbagai permasalahan mengenai buruh maupun investor. "Kita bicara harmonisasi antara stakeholder yang ada. Tapi baru akan dibahas besok," kata Agus.(kompas.com)


Posted by IndecsOnline.com on 04.57. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response
Kirim Komentar Anda:
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan www.dumaiportal.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. www.dumaiportal.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

0 komentar for "Investor Tak Khawatirkan Upah, tapi Demo dan "Sweeping""

Leave a reply