|

Datangi Rumah Anas, Petinggi Partai dan Tokoh Pelit Komentar


 JAKARTA--Beberapa petinggi Partai Demokrat, alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan tokoh publik tampak menyambangi kediaman Anas Urbaningrum di Duren Sawit, Jakarta Timur. Tokoh-tokoh tersebut mulai berdatangan sejak pukul 21.00, Ahad (24/2).

Situasi di dalam kediaman mantan ketua umum Partai Demokrat itu tampak sepi. Nyaris tidak ada suara yang terdengar dari dalam rumah. Terlihat satu orang penjaga berada tepat di depan pintu masuk rumah Anas Urbaningrum. Sementara, puluhan wartawan dari berbagai media tampak di sekitar rumah Anas.

Selain dari Partai Demokrat, datang pula tamu dari partai lain, salah satunya adalah Erik Satria Wardana, petinggi Partai Hanura. Ia berujar tidak ada istimewa dengan kedatangannya kali ini. Dia mencoba memberikan dukungan atas kasus yang tengah menimpa Anas urbaningrum.

Ia menegaskan, kedatangannya kali ini tidak ada kaitannya dengan agenda partai. ''Tidak sama sekali, saya datang hanya sebagai kawan lama Anas,'' ujarnya, Ahad

Tidak lama berselang setelah kedatangan Erik, Umar Aksal, salah satu petinggi Partai Demokrat, terlihat memasuki kediaman Anas. Namun, Umar tidak banyak memberikan keterangan kepada wartawan. ''Cuma mau ketemu aja,'' katanya sambil bergegas memasuki rumah Anas.

Selain itu terlihat juga Mantan Ketua BPK, Anwar Nasution, Saat Mustofa, dan Wakil Ketua DPR, Priyo Budhi Santoso. Sayangnya, mereka menolak memberikan komentar terkait kedatangan mereka. (republika.co.id)


Posted by IndecsOnline.com on 07.40. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response
Kirim Komentar Anda:
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan www.dumaiportal.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. www.dumaiportal.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

0 komentar for "Datangi Rumah Anas, Petinggi Partai dan Tokoh Pelit Komentar"

Leave a reply