Puisi-puisi Putu Gede Pradipta
Aku mengembara dari pertanyaan ke pertanyaan yang kucipta sendiri.
(2012)
Burung Api Puisi
Tak kau temukan
dalam jantung sendiri.
Tak kau jumpai lagi di
semesta rindumu. Puisi
menjelma burung api.
Ia terbang menjauhi.
(2012)
Luka Kata
Kau menjadi luka. Dan begitu
bahagia atas pilihanmu.
Sebab dari matamu terpancar
cahaya terang. Kian purnama.
Luka yang tak biasa. Yang tak
menyala darah. Luka kata!
(2012)
Lukisan Cat Air Sepasang Kekasih
Dan semenjak dilukiskan. Cinta kita
jadi tidak berdaya di hadapan warna.
(2012)
Bertemu dalam Ragu
Dan malam ini kudekati kamu
Pemilik remang cahaya tubuh
Mata pejam melihat ke dalam
Lewat doa sampaikan pendam
Kamu yang debar dalam ragu
Kerap terlupa sejenak waktu
Meski selalu dilingkup keraguan
Doaku terus saja menuju kamu
Tuhan. Dalam senjang ragu ini
Berkenan sebentar kita bertemu
Aku yang berada di tubuhku ini
Rindukan kamu saat kita bersatu
Sebelum akhirnya kita berpisah
Saling mengenangkan masa lalu
(2012)
Putu Gede Pradipta lahir 18 Desember. Adalah mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Dwijendra. Tergabung dalam kelompok menulis.(kompas.com)
