UHAMKA dan Universitas Chulalongkorn Kerjasama Riset Obat dan Farmasi Halal
IndecsOnline--. Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang penelitian bagi dosen dan mahasiswa, Universitas Prof Dr HAMKA (UHAMKA) Jakarta menjalin kerjasama dengan Universitas Chulalongkorn, Thailand, yang memiliki fasilitas laboratorium canggih.
Rektor UHAMKA Jakarta Prof. Dr. Suyatno, Pendiri dan Kepala the Halal Science Center Prof. Dr. Winai Dahlan serta Presiden Chulalongkorn University, Prof. Piron Kamolratanakul, M.D., telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di kantor the Halal Science Center Chulalongkorn University (HSC-CU), Thailand.
HSC-CU merupakan pusat penelitian halal di bawahUniversitas Chulalongkorn, Thailand. HSC-CU didirikan pada 1995 oleh Prof. Dr. Winai Dahlan, yang merupakan cucu KH. Ahmad Dahlan, pendiri Organisai Muhammadiyah. HSC-CU juga telah menjalin hubungan sangat baik dengan LPPOM-MUI.
MoU antara UHAMKA dan HSC-CU yang ditandatangani pada 4 Juli 2013 ini meliputi bidang, (1) riset, pengembangan produk obat dan farmasi halal secara khusus dan halal science and technology secara umum. (2) Pemagangan dosen dan mahasiswa farmasi. (3) Pertukaran mahasiswa. (4) Visiting profesor, dan (5) Pengembangan SDM.
Kerjasama dengan HSC-CU sangat strategis dan penting mengingat bahwa saat ini HSC-SU merupakan satu-satunya Pusat Lembaga Halal Thailand yang dipercaya oleh pemerintah Thailand untuk meneliti, mengembangkan dan mensertifikasi produk makanan, farmasi dan obat-obatan.
Hal ini telah dibuktikan dengan pemberian fasilitas laboraturium yang lengkap dan canggih dari pemerintah Thailand serta memiliki peneliti-peneliti dan staf yang berpengalaman.
Dalam keterangan persnya yang diterima redaksi (Kamis, 11/7), Wakil Rektor 3 UHAMKA, DR. Gunawan Suryoputro, menjelaskan, bagi UHAMKA, kerjasama ini merupakan bagian pengembangan kualitas dosen, khususnya para peneliti, dan mahasiswa untuk mengembangan keahlian dan pengalaman dalam bidang riset dan audit produk farmasi dan obat halal.
Sebelumnya, Fakultas Farmasi UHAMKA telah bekerjasama dengan LPPOM Majelis Ulama Indonesia dan ditunjuk sebagai mitra dalam penelitian obat dan farmasi halal. Dengan kerjasama ini, para peneliti faramsi UHAMKA yang telah menjadi auditor LPPOM-MUI menjadi profesional. [zul/rmol.co]
Redaksi
