DPD PD Nilai Pernyataan Jero dan Syarief Hasan Blunder
Jakarta- Irfan Gani, Sekretaris DPD Partai Demokrat
(PD) Provinsi DKI Jakarta mewakili DPD Jakarta dan NTT angkat suara
menanggapi pernyataan Sekretaris Dewan Pembina Demokrat Jero Wacik dan
anggota dewan pemina Syarief Hasan.
Irfan mengaku kecewa dan
prihatin dengan pernyataan Jero dan Syarief. Karena pernyataan kedua
pembina PD adalah pernyataan blunder.
"Pernyataan mereka itu blunder. Kenapa? Dia tegaskan, saat konferensi
pers Pernyataan sikap DPD-DPD Partai Demokrat menolak pelengseran Anas
Urbaningrum dari posisi ketua umum di Bakoel cafe, Cikini, Jakarta,
Senin, (4/2/2013).
Menurutnya, pertama, bahwa secara lembaga
Partai tengah melakukan konsilidasi semua kekuatan untuk pemenangan
Pemilu 2014. Namun pernyataan kedua tokoh senior Partai Demokrat itu
malah tidak menunjukan itikad baik untuk kearah itu. Apalagi untuk
memperbaiki citra partai.
Lanjutnya lagi, bahwa apa yang
dilansir Riset Saiful Mujani Research & Consulting ( SMRC) yang
menyatakan suara Partai Demokrat terjun bebas di bawah 10 persen, itu
bukanlah kebenaran. Tegas dia, itu hanyalah felling politik.
"Survei yang dilakukan Saiful Mujani Research & Consulting bukanlah
salah satu alat kebenaran. Atau alat ukur untuk menilai Partai Demokrat
sedang dalam kondisi apa," tegas dia, yang juga ditemani Kordinator
Wilayah PD untuk NTT, Frederikus Lusti Tulis, dan Iwan Ayala,
Fungsionaris DPP DKI Jakarta.
Dia juga berpesan agar gonjang-ganjing di Partai Demokrat diselesaikan di internal partai. Bukan malah diutarakan ke publik. (tribunnews.com)
