|

Di Kongres ke-28, HMI Diharapkan Kembali ke Fitrah


IndecsOnline--Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sangat prihatin dengan berbagai kasus korupsi yang melilit elit politik maupun pejabat birokrasi. Apalagi bagi HMI korupsi adalah kejahatan luar biasa.

"Koruptor itu pantas disebut pembunuh, karena telah membunuh hak dan kesejahteraan orang banyak yang kemudian dinikamati oleh seorang Koruptor atau dengan kelompoknya," kata Ketua  Masyarakat Bersama (Mabes) Anti Korupsi, Rahman Latuconsina, beberapa saat lalu (Senin, 4/3).

HMI, kata Rahman, lahir di tengah pergolakan fisik dan ideologi bangsa pada tanggal 5 Februari 1947 oleh Lafran Pane. Sejak awal, HMI dibentuk sebagai lembaga sosial kontrol bagi  kebijakan pemerintah.

"Hal inilah yang menjadikan HMI sebagai organisasi pengkaderan yang independen bukan organisasi massa dan terhindar dari ranah politik praktis,? tegasnya.

Diusianya yang tidak muda lagi, yaitu 66 tahun, HMI dan alumni HMI se-Nusantara telah banyak berkontribusi terhadap pembangunan Nasional.  Namun fenomena yang terjadi tidak serta-merta membuat HMI dipuja dan dipuji semua khalayak, namun tidak sedikit kritikan bernada pedas juga dialamatkan pada HMI.

"Karena realitasnya banyak Kader maupun alumni HMI (KAHMI) yang tersangkut permasalaham social dan pidana. Akibatnya  HMI dipuji dan dicaci," ungkapnya.

Kini menjelang kongres HMI ke-XXVIII di Jakarta 15 Maret 2013 mendatang, HMI kembali  mendapat ujian penting.  Anas Urbaningrum mantan ketua Umum PBHMI  tersandung permasalahan Korupsi dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Harapan besarnya pada kongres kali ini HMI dapat kembali kepada fitrahnya sebagai organisasi intelektual yang bernafaskan Islam," pinta Rahman.

Rahman menegaskan bahwa HMI yang tergabung dalam Masyarakat Bersama Anti Korupsi (Mabes) Anti Korupsi berharap dapat tercipta solusi cerdas yang bisa mengeluarkan HMI dari sanksi sosial masyarakat.

"Dalam proses Kongres nanti kami mendorong  proses penjaringan Ketua Umum PB HMI, dapat  berlangsung bersih tanpa adanya permainan uang.  HMI harus membuktikan bahwasannya organisasi ini masih mempunyai cica-cita luhur," demikian Rahman.(rmol.co)


Posted by IndecsOnline.com on 21.13. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response
Kirim Komentar Anda:
Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan www.dumaiportal.com dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. www.dumaiportal.com akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

0 komentar for "Di Kongres ke-28, HMI Diharapkan Kembali ke Fitrah"

Leave a reply