Kehadiran SBY di Kongres HMI Sangat Penting
IndecsOnline--Kehadiran Presiden SBY dalam Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang
akan digelar dalam waktu dekat ini menuai pro dan kontra
Terkait
kontroversi ini, Ketua PBH MI 2006-2008, Jailani Paranddy, angkat
bicara. Katanya, ada kelompok eksternal di luar HMI yang senang kalau
HMI berbenturan dengan SBY. Tujuan kelompok ini menyingkirkan gerbong
HMI dari tubuh Partai Demokrat, dan kemudian menggantikannya dengan
kelompok mereka.
"Pintu masuk yang digunakan adalah memanfaatkan
kasus Anas Urbanigrum. Karena Sosok AU yang identik dengan HMI sehingga
menjadi alasan pembenaran bagi kelompok ini, untuk membenturkan HMI dan
SBY," kata Jailani beberapa saat lalu (Rabu, 13/3).
Padahal,
lanjutnya, itu keliru. Hal yang harus dipahami bahwa kader HMI dan
alumni HMI memang secara moral mendukung Anas, tapi alumni dan kader HMI
menghormati proses hukum. Sebab HMI independen, tidak main politik,
dan karena HMI percaya pada proses hukum.
"Oleh karena itu
akan sia-sia bagi siapapun yang berpikir HMI bisa diperalat atau
terpancing. Sebab HMI itu milik ummat dan bangsa. Oleh karenanya sikap
dan reaksi HMI akan objektif dan rasional," tegasnya.
Upaya
menciptakan situasi vis a vis HMI dan SBY, ungkap Jailani, memang sejak
awal menjadi target kelompok ini. Kekuatan ini membangun provokasi dan
argumentasi di jejaring sosial dan media cetak, untuk menggagalkan
kedatangan Presiden SBY di acara pembukaan Kongres HMI.
"Padahal
kedatangan SBY di pembukaan kongres HMI dapat mejadi momentum dan ajang
klarifikasi resmi bagi HMI dan SBY sendiri," ujarnya.
Jailani
membeberkan alasan pentingnya kehadiran SB. Pertama, bagi SBY kehadiran
dan ucapannya di forum Kongres HMI dapat menjadi jawaban atas berbagai
spekulasi, dan kesempatan bagi SBY untuk menjelaskan komitmennya
melakukan pemberantasan korupsi. Bagi HMI, momentum ini menjadi ajang
pembuktian di hadapan publik bahwa HMI taat hukum, anti-korupsi dan
masih independen.
"Dan terpenting di forum kongres ini, HMI harus
menegaskan konsistensi, untuk selalu mengawal pemerintahan SBY dan
tidak segan-segan akan melakukan kritik jika SBY menyimpang dan tidak
pro rakyat. Jadi penting bagi SBY untuk menghadiri dan membuka Kongres
HMI," tandasnya.(rmol.co)
